Saat yang Sempurna

0 komentar
dikirim oleh TheMan-Danger's

Mungkin ada sesuatu yang selalu kamu ingin kerjakan. SEbuah hasrat untuk mengerjakan sesuatu yang kamu cita-citakan.
Mengapa kamu tidak mencobanya mengerjakannya hari ini?
Hari ini adalah saat paling sempurna untuk memulainya. Dari semua hari yang tersedia, tidak ada yang lebih tepat daripada hari ini.
Kamu menginginkan kesempurnaan??
Berangkatlah dari yang tidak sempurna terlebih dahulu. Perbaiki satu bagian demi satu bagian, maka apa yang kamu inginkan akan terwujud di depan mata. Tidak ada karya besar yang muncul dengan sekali duduk doank…
Mengambil langkah pertama tidaklah sulit. Semuanya ada di dalam jangkauan mu, termasuk hari ini. Jadi tunggu apa lagi, yang terpenting adalah kamu memulainya sekarang, karena kamu adalah pemiliki hari ini.
mengapa tidak besok?????
Karena hari esok belum tentu ada….
weeeeekkkkk :t …………….!!!!
Kita sering ditakuti oleh bayangan seolah permasalahan yang kita hadapi tampak besar, padahal ketika kita mau melakukan sesuatu, persoalan itu mudah sekali diatasi. Maka , atasi persoalanmu sekarang juga! Karena belum tentu sebesar yang kamu takutkan, dan belum tentu sesulit yang kamu bayangakan……
Semangaaaaat….!
Baca Selengkapnya..... - Saat yang Sempurna

metalik klinik I, II & III

0 komentar
  • Metalik Klinik I
  1. Bluekkuhdo-ngerap (download mp3)
  2. betrayer-Bendera Kuning (download mp3)
  3. Konflik-Tengkorak (download mp3)
  4. Death Vornith-Gelap (download mp3)
  5. Purgatory-Skratul maut (download mp3)
  6. Banana split-Superman (download mp3)
  7. Sic Mended-Generasi Sek (download mp3)
  8. Hells gods-kabut keabadian (download mp3)
  • Metalik Klinik II
  1. Pincore-Sangkaia (download mp3)
  2. Deadii Ground-Busuk (download mp3)
  3. Banana Split-Ratata Boom (download mp3)
  4. Derek-Konyol (download mp3)
  5. Restu-pandita (download mp3)
  6. Kain kafan-kehancuran (download mp3)
  7. balon-ya'opo (download mp3)
  • Metalik Klinik III
  1. Generasi-Obor Keedanan (download mp3)
  2. Noise Damage-Pesan 107 (download mp3)
  3. Popcorn-Rusak Tubuh (download mp3)
  4. Wafat-Bereeng (download mp3)
  5. Eternal Madness-Dusta Sejarah (download mp3)
  6. Coorporation Of Bleending-Bersimpah Darah (download mp3)
  7. Santet-Roh Roworhontek (download mp3)
  • Metalik Klinik IV
  1. Jombo Jet-Ambisi (download mp3)
  2. Siksa Kubur-Potongan Organ Tubuh (download mp3)
  3. Panic Disorder-Serpihan Tubuh (download mp3)
  4. Goodness-Khalifah Alam Baka (download mp3)
  5. Grigger-Provokasi(download mp3)
  6. Roh Halus-Kebiadaban Moral (download mp3)
  7. North Batavia-Hilang (download mp3)
  • Metalik klinik V
  1. Trauma-Penjara Dendam (download mp3)
  2. Trashline-Raja Gila (download mp3)
  3. Gibreltar-Selamat Datang Disurga (download mp3)
  4. Dragon Blitz-Taman Emosi (download mp3)
Baca Selengkapnya..... - metalik klinik I, II & III

Berikut lagu Power Metal

0 komentar
  • Album Kebesaranmu
  1. Lagu Kebabasan download
  2. Sang Pendusta download
  3. KebesaranMu download
  4. Kibarkan Prestasi download
  5. Irama Persatuan download
  6. Srigala Malam download
  7. Sadarku download
  8. Yang Terindah download
  9. Gila download
  10. Power Metal download
  • Album Topeng2 Murka
  1. Topeng2 Murka download
  2. Mari Ikut download
  3. Hasrat Kasih download
  4. Negeri Api download
  5. Gadis Sexy download
  6. Potret Mertopolitan download
  7. Dunia Mimpi download
  • Album HIstory Of
  1. Angkara download
  2. Bidadari download (Lirik Lagu)
  3. Ego Sentris download
  4. Pengakuan download
  5. Pesta Dansa download
  6. Memori Bangsa download
  7. Satu Jiwa download
  8. Belenggu download
  9. Srigala download
  10. Sirna download
  11. Timur TragediAngkara download (Lirik Lagu)
  12. Selamat Jalan download
  13. Hukum Rimba download
  14. Sungguh download
  15. Cinta Yang Tersisa download

Baca Selengkapnya..... - Berikut lagu Power Metal

Assalammualaikum wr..wb..

0 komentar
Hiiii smua...
salam kenal aja..
aKu ne tuan Rumah disini
Jadi buat tamu2ku yang merasa krg nyaman atw ada kekurangan atw mungkin ingin memuji
silahkan di comment aja...

atw silahkan email aq di..
ginaharum@yahoo.com
ginaharum@gmail.com

Baca Selengkapnya..... - Assalammualaikum wr..wb..

My Biografi

0 komentar

Sebenernya malez banget buat biografi diri sendiri, biasalah…pasti dibilangnya promosi lagi..??? heeehhee..,Ya ga salah juga sih..memperkenalkan diri sendiri, belajar PD katanya…hehehhee..
Ok..dimulai aza ya..!!!

Assalammualaikum wr..wb..
Aq tuh berasal keluarga yang sederhana…, Aq tuh anak ke 2, yang merupakan anak satu2nya cew, lahir pada tanggal 1 Januari 1993, (jadi zodiaknya Capricorn tuh!!,J) dilahirkan di Kota, Jawa Tengah. Teruzz..pada tahun 1998 langsung masuk yang namanya Sekolah Dasar,, nah waktu SD pernah ikut Pramuka loch!!!, walaupun ikut2n doang ga ngerti maksudnya apaann??hehehhee, itu juga cuman bentar..soale dah kelas 5 pas mau kenaekan kelas 6, Ok lanjut!! pas lulus..tahun 2004 dengan danem yang memang biasa n dikatagorikan pas-pasan..akhirnya masuk juga ke SMP, walaupun bukan sekolah dalam katagori hebat dan masuk nominasi, tapi syukur alhamdulilah masuk masih bisa sekolah, hehhee…., tapi bangga banget sekolah distu..disiplin n banyak banget fasilitas yang diberikan..maklum waktu pas zaman baru masuk..kebagian gedung baru, yang lumayan bagus lah..!!!!hehheee…jadi banyak enaknya..!!semua serba baru…, n alhamdulilah juga sekolah itu dapet nominasi sekolah Model..maksudnya bukan model di catwalk..tapi sekolah Contoh…untuk sekolah2 lainnya, Bangga juga sih, sebagai alumni…hehehee, O ya zaman SMP dulu pernah or lumayan aktif di kegiatan PMR, cita-cita mau jadi dokter.., hehehe…sedih nya..L, Lulus pada tahun 2006 dengan danem yang pas-pasan juga!!!,hehhee.. tapi tetep dung bersyukur alhamdulilah..tetep dapet negri, ya walaupun masih dalam kontekx lumayan lah..J akhirnya masuk juga ke SMUN …, nah disini aq juga lumayan aktif di KIR ( Karya Ilmiah Remaja) walaupun cuman sebagai anggota..hehee.., tapi termasuk rajin Loch!!.(walah..3x ngaku dewek..hehheheee..) Ok..!!,

So…segitu aja dulu dech…kalo ada yang mau ditanyakan silahkan kirim e-mai, command, n post langsung ke blog , Okey….
Akhir tulisan ini aq ucapin yhanks
banget yach….!!!!
Byee…..bye…
I love…..all my friends……
created by : Gina Harum
Wassalammualaikum wr..wb..
Baca Selengkapnya..... - My Biografi

Cokelat-

0 komentar
  1. Bukan Hari Ini download
  2. Salah download
Baca Selengkapnya..... - Cokelat-

Avril Lavigne-

0 komentar
  1. Girlfriennd download (Lirik)
  2. Im With You download (Lirik)
  3. When Youre Gone download (Lirik)

Baca Selengkapnya..... - Avril Lavigne-

Avril Lavigne

0 komentar
Avril Ramona Lavigne Whibley atau yang populer dengan nama Avril lahir di Belleville, Ontario, Kanada, 27 September 1984. Ia adalah penyanyi pop Kanada yang telah mencetak record penjualan album terbaik, selain sebagai penulis lagu wanita dengan usia termuda.

Sebagai penyanyi Avril telah merilis album, Let Go (2001-2003), Under My Skin (2004-2006), The Best Damn Thing (2007–Sekarang). Sementara sebagai bintang film ia terkenal dengan aktingnya dalam film Sabrina, the Teenage Witch (2002), Going the Distance (2004), Fast Food Nation (2006) dan The Flock (2007).

Wanita berambut merah ini terutama juga terkenal dengan gaya berpakaiannya yang sering mengenakan dasi laki-laki.

Avril pada 15 Juli 2006 menikah dengan Deryck Whibley, vokalis utama band punk-rock Kanada, Sum 41, yang berusia 26 tahun di Montecito, Kalifornia.



Ingin download lagu-lagu Avril Klik disini


Baca Selengkapnya..... - Avril Lavigne

The Virgin

0 komentar
Ide Ahmad Dhani memang tak pernah mati dalam dunia musik. Setelah sukses menelurkan duet Ratu dan Dewi yang telah berganti nama, kini presiden Republik Cinta itu mengeluarkan duo baru yang usianya masih sangat muda yang diberi nama The Virgin.

Tanpa gembar-gembor sebelumnya, pentolan grup band Dewa 19 itu juga telah mempersiapkan album yang masih dirahasiakan judulnya dan telah berhasil digarap delapan puluh persen. Dengan mengusung musik beraliran pop rock, The Virgin diharap mampu bersaing dengan duo lainnya di belantika musik tanah air.

Pada album perdana duo vokal ini terdapat satu buah lagu yang sudah disiapkan video klipnya. Bertempat di studio miliknya, Pinang Perak, Pondok Indah, Dhani juga menemani personil The Virgin yang bernama Dara dan Mita membuat video klip single pertamanya yang berjudul Cinta Terlarang. download mp3
Baca Selengkapnya..... - The Virgin

Nicky Astria-

0 komentar
Track:
  1. mengapa download
  2. Cinta di Kota Tua download
  3. Biar Semua Hilang download
  4. Mesteri Cinta download
  5. Jarum Neraka download
  6. Kau download
  7. Lentera Cinta download
  8. Samar Kehidupan download
  9. Tangan-tangan Setan download
  10. Negeri Khayalan download
  11. Bias Sinar download
  12. Matahari dan Rembulan download


Baca Selengkapnya..... - Nicky Astria-

Tips Cara Belajar Bermain Gitar dan Bass Bagi Pemula dari Dasar/Basic Plus Stem Gitar

0 komentar

Mempunyai hobi musik tidak lengkap rasanya kalau belum bisa memainkan alat musik seperti gitar yang terkenal yang dapat dijadikan teman pengiring semua jenis lagu yang ada di seluruh dunia dan akherat. Belajar bermain gitar awalnya memang sulit dan terkadang membuat stres orang yang mempelajarinya.

Untuk belajar bass sebaiknya anda belajar gitar terlebih dahulu, karea orang yang dapat bermain gitar otomatis bisa bermain bass, namun jika anda bisa bermain bass tidak otomatis bisa gitar. Kunci dan nada pada bass gitar tidak jauh berbeda pada gitar, sehingga ada baiknya jika anda belajar kunci dasar gitar dahulu. Selain itu anda bisa menghemat uang, karena tidak perlu membeli bass, tetapi cukup gitar kopong yang murah saja sudah cukup.

Untuk bermain gitar anda harus siap merasa agak sakit pada ujung jari kiri anda, karena akan digunakan untuk menekan senar untuk membuat formasi kunci gitar. Terkadang harus membuat ujung jari kita menjadi kapalan maupun melendung baik jari di tangan kiri maupun kanan. Untuk mendapatkan sesuatu anda memang harus mengorbankan sesuatu, itu adalah hukum kimia dan ekonomi yang wajar dan normal.

Jika anda berencana untuk kursus sebaiknya anda jangan ikut kursus sebelum menguasai tehnik dasar tempo lagu, kunci dasar gitar dan kocokan gonjreng pada gitar. Jika anda belum menguasai hal itu anda hanya akan memperlama masa kursus anda yang akan menghabiskan uang.

Untuk menghemat biaya anda bisa belajar pada teman, saudara atau tetangga yang anda kenal baik dan bisa barmain gitar. Jika tidak ada yang bisa bermain gitar maka anda harus belajar otodidak alias belajar sendiri.

Yang diperlukan untuk belajar gitar dasar sendirian :
- Gitar apa saja boleh kopong dan boleh lisrik
- Buku atau majalah lagu-lagu yang ada kunci gitarnya beserta petunjuk kunci gitar
- Kaset, CD atau MP3 lagu yang ada di buku lagu
- Kemampuan stem atau menyetem gitar

Untuk memulai latihan anda harus menyetem gitar anda terlebih dahulu agar suara 6 senar gitar bisa harmonis dan tepat. Jika tidak distem maka anda tidak akan bisa belajar, karena suaranya tidak mungkin pas. Untuk stem gitar anda bisa minta tolong orang lain atau stem sendiri dengan insting. Untuk masalah stem gitar anda bisa mencari buku panduan bermain gitar di toko buku.

Jika anda mau stem sendiri, maka caranya adalah dengan menyamakan fret ke 5 suatu senar dengan satu senar setingkat di bawahnya pada fret 0. Kecuali pada senar ketiga dari bawah yang barus distem pada fret ke 4 dengan fret 0 di senar kedua dari bawah. Anda harus menggunakan filing anda apakah suara suatu fret dengan fret di bawahnya sudah sama suaranya. Jika tidak sama putar-putar pengendali tegangan senar pada ujung gitar sampai pas.

Jika sudah OK, maka selanjutnya anda tinggal mencoba gonjreng pada kunci standar sampai jari anda anda terbiasa dengan posisi masing-masing kunci. Kemudian coba buka buku lagu-lagu yang ada kunci gitarnya, lalu coba ikuti perubahan dari kunci ke kunci dengan tempo yang sesuai dengan aslinya sebisa mungkin berdasarkan filing anda.

Jika sudah bisa maka anda bisa mencoba bermain bareng dengan suara kaset atau lagu yang sebenarnya. Namun syaratnya adalah steman pada gitar anda sesuai dengan steman yang ada di kaset dan kunci lagu yang ada di buku atau majalah juga benar sesuai dengan yang di kaset dan gitar anda.

Jika anda sudah agak lancar anda bisa melanjutkan ke kursus atau inovasi sendiri belajar hal-hal lainnya dari buku mapun kenalan anda. Jika sudah menguasai anda bisa membentuk grup band anda sendiri bersama orang lain yang bisa memainkan alat musik lainnya. Selamat belajar dan semoga berhasil
Baca Selengkapnya..... - Tips Cara Belajar Bermain Gitar dan Bass Bagi Pemula dari Dasar/Basic Plus Stem Gitar

Gigi-

0 komentar
  • Gigi-Next Chapter
  1. Indonesia download
  2. kepastian yang kutunggu download
  3. Karena Dirimu download
  4. Khilaf download
  5. Bila download
  6. Jangan Tinggalkan Aku download
  7. Bertepuk Sebelah Tangan download
  8. Membaca Pikiranmu download
  9. Pengagum download
  10. Ungkapan download
  11. Satu download
  • Gigi-Pilihan
  1. Bila Saja download
  2. Jatuh Padamu download
  3. Dilema download
  4. Perihal Cinta download
  5. Damainya Cinta download
  6. Nirwana download
  7. Terbang download
  8. Jomblo download
  9. Andai download
  10. Dimanakah Kau Berapa download
  11. Jangan Bilang Pacarku download
  12. Selamat Datang Asmara download
  13. Tanpamu Sepi download
  14. Tertipu Lagi download
  15. Karma Cinta download
  16. Cinta Terakhir download
  17. Angan download
  18. Janji download
  19. Oo..oo..oo download
  • Gigi-Raihlah Kemenangan
  1. Ketika Tangan Dan Kaki download
  2. Dengan Menyebut Nama Allah download
  3. Akhirnya download
  4. Hilang download
  5. Itiraf download
  6. KaruniaMu download
  7. Keagungan Tuhan download
  8. Lailatul Qodar download
  9. Perdamaian download
  10. Raihlah Kemenangan download
  11. Rindu Rosul download
  12. Tuhan download
Baca Selengkapnya..... - Gigi-

TIGA BELAS TAHUN PERJALANAN MUSIK GIGI

0 komentar
Dengan modal keinginan yang sama khususnya di bidang musik Aria Baron, Thomas Ramdhan, Ronald Fristianto, Dewa Budjana dan Armand Maulana pada tanggal 22 Maret 1994 mendirikan kelompok musik yang diberi nama cukup unik : G I G I .

Kehadiran mereka di blantika musik Indonesia awalnya tidak langsung bersinar begitu saja, padahal kalau dilihat dari penampilan , kemampuan dan pengalaman-nya, mereka dapat dikategorikan sarat sebuah group musik yang harus diperhitungkan kehadirannya.

Album perdana “ ANGAN “ terjual 100.000 copy, sebuah angka penjualan yang sebenarnya cukup lumayan untuk sebuah group baru pada masa itu, apalagi kalau didengar dengan teliti bahwa pada album tersebut warna musik GIGI belum terlihat jelas, mereka masih dalam proses pencarian, mereka masih memainkan musiknya menurut kata hatinya sendiri-sendiri, kebutuhan group pada saat itu dipikirkan dan hasilnya belum seperti yang diharapkan.

Ada angin, publik mulai memperhatikan musik GIGI, menyadari hal tersebut merupakan peluang yang baik, mereka mulai membenahi segala bidang yang dianggap penting dalam berolah musik. Dalam mempersiapkan album kedua konsep musik benar-benar dimatangkan dan disempurnakan dengan mempertimbangkan analisa dan masukan-masukan yang diperoleh pada album pertama. Selain itu untuk lebih memaksimalkan konsentrasi personel GIGI dalam berolah musik, tanpa terganggu hal-hal lain di luar musik, dibentuklah GIGI MANAGEMENT.

Kerja keras dan kesabaran membuahkan hasil yang baik, album kedua “ DUNIA “ yang dirilis tahun 1995 adalah sebuah pembuktian bahwa perjuangan mereka selama setahun tidaklah percuma. Album dengan lagu hit “ Janji “ laku terjual 400.000 copy. Tidak itu saja prestasi yang diperoleh , selain album ini ikut menaikan kembali permintaan akan album pertama, pada acara Indonesia Musik Emas yang diikuti oleh group-group papan atas di Indonesia, GIGI dinobatkan sebagai kelompok musik terbaik. Kondisi ini pula yang memudahkan GIGI MANAGEMENT untuk menggapai target tahunannya.

September 1995 adalah tahun cobaan, pada saat dimana GIGI sedang tegar berkibar di atas, Aria Baron meninggalkan GIGI, pasalnya ingin melanjutkan sekolahnya di Amerika. Akhirnya dilepaslah Baron dan GIGI tetap berjalan dengan komitmen tidak juga menambah personil pengganti ( walau banyak guitarist yang mau audisi). kondisi seperti ini ternyata tidak membuat masalah berarti. Terbukti pada April 1996 saat GIGI me-rilis album ketiganya yang berjudul “ 3/4 “ masih banyak yang menyukainya. Album dengan lagu hit “ O O Oo Oo O “ ini laku terjual sama dengan album kedua kurang lebih hampir 400.000 copy. Sedangkan prestasi tahun 1996 yang diperoleh GIGI adalah sebagai kelompok musik paling bersinar 1996, Group Band terlaris 1996, dari Data management 48 kali show yang ditargetkan dapat tercapai 59 show, satu di antaranya di Amerika.
GIGI 1994 - 1996
Lagi-lagi cobaan, semua masalah yang ada di tahun 1995 dapat terselesaikan datang lagi ditahun 1996, Thomas Ramdhan pada Mei 1996 mengundurkan diri disusul Ronald Fristianto pada November 1996. Bukan saja management yang menyesalkan permasalahan ini terjadi tapi masyarakat musik pun demikian adanya. Akhirnya apa boleh dikata demi memberikan pertanggunganjawaban atas kewajibannya, GIGI (yang personelnya tinggal Dewa Budjana dan Armand Maulana saja) didukung sepenuhnya oleh Management memutuskan untuk tetap berjalan dan mencari pemain pengganti. Pilihannya adalah Opet Alatas ( Bass ) dan Budhy Haryono ( drum ).
GIGI 1996 - 1997
Tahun 1997 adalah tahun serba baru bagi GIGI. Selain dua pemain baru dan konsep musik baru, perusahaan rekamannya pun baru. Sebenarnya kondisi lain yang diharapkan harusnya baru juga, ternyata tidak begitu, Album yang diberi nama “ 2 X 2 “ yang dapat dikatakan album tereksklusif GIGI tersebut yang proses pengambilan suaranya di lakukan di Indonesia dan Amerika, proses penyempurnaan keseluruhan ( Mixing dan Mastering ) di lakukan sepenuhnya di Amerika kurang dipromosikan secara maksimal, akibatnya album yang bekerjasama dengan Musisi Dunia seperti Billy Sheehan ( Bassist Mr. BIG ), Harry Kim dan Arturo Velasco ( Phil Collins Brass Sections ), Eric Marienthal ( Saxophone Solo ) hasil yang diharapkan tidak seperti yang ditargetkan. Untung ada Program tour 100 Kota dari Management GIGI yang paling tidak membantu meningkatkan penjualan kaset.

Tahun 1998, adalah tahun pembuktian bagi GIGI. Konsep musik yang sempat sedikit berubah akibat penyesuaian dengan personel yang baru, sekarang kembali seperti cirinya sediakala. Pindah perusahaan rekaman ke Sony Music Indonesia adalah pilihan yang tepat. 19 Juni 1998, sepulangnya GIGI show di Malaysia , album “ KILAS BALIK “ di lempar kepasar. Tidak diduga hasilnya, dengan kerjasama yang baik antara Management GIGI dan Sony Music Indonesia mengemas promosi album, tingkat penjualan kasetnya terhitung laku keras. Tidak saja di Jakarta atau di Pulau Jawa, dipulau lainnya pun penjualan kaset GIGI menjadi best seller untuk beberapa periode mingguan. Sedangkan hits lagu “ Terbang “ duduk ditangga lagu terbaik radio di Indonesia tidak kurang dari 9 minggu, belum lagi lagu lainnya seperti “ Dimanakah kau berada “ dan “ Rindukan Damai “. Penjualan kaset dan CDnya mencapai angka 300.000. Prestasi lain yang diperoleh ditahun 1998 pun sangat menggembirakan seperti di Anugerah Musik Indonesia, GIGI menggondol beberapa katagori seperti Group Terbaik, Penyanyi Terbaik, Lagu Terbaik dan Nominasi Cover Kaset Terbaik. Sedangkan dari media cetak GIGI dinobatkan sebagai group pop rock terbaik 1998 dan group paling bersinar 1998. Yang paling menggembirakan bagi GIGI di kondisi ekonomi Indonesia yang sedang parah begini target management untuk mencapai 48 kegiatan/show dalam satu tahun ( terhitung Juni 1998 ) sudah terlampaui di akhir tahun 1998 dengan 68 kegiatan/show.

GIGI tetap gigih dalam ber- Cita, menyelesaikan Cipta untuk mendapatkan Citra. Karena hal itu GIGI yang terdiri dari Armand Maulana ( Vocal ), Budhy Haryono ( Drum ), Dewa Budjana ( Guitar ) dan Opet Alatas ( Bass ) akan selalu berusaha melakukan terobosan baru dalam bermusik.

Tahun 1999, adalah tahun yang cukup suram bagi dunia musik Indonesia. Dalam kondisi perekonomian yang dilanda krisis berkepanjangan sangat mempengaruhi aktivitas dan kehidupan bermusik. Bursa kaset, aktivitas show, aktivitas rekaman terasa ikut lesu darah. Ditambah dengan suhu politik yang kian meninggi menjelang pemilu tahun ini, menimbulkan bermacam prediksi dan ketidakpastian tentang kondisi pasca pemilu. Demikian pula yang terjadi pada dunia musik. Banyak proyek-proyek rekaman tertunda menunggu perkembangan politik dan ekonomi Indonesia.

Di tengah ketidakpastian dan kesemrawutan itulah GIGI tetap bertahan dan tetap terus berkarya. Bahkan suasana muthakhir negeri tercinta ini terekspresikan dalam salah satu karya GIGI terbaru yang berjudul “1999,,,,Menangis”.
GIGI 1997 - 1999
Bersamaan dengan HUTnya yang ke 5 bulan April 1999 yang ditandai dengan konser tunggal GIGI di Gedung Kesenian Jakarta yang bertajuk “Konser Balas Budi”, diluncurkan pula album ke 6 GIGI yang berjudul “BAIK” . Ada yang istimewa di album keenam ini. “Si anak hilang” THOMAS RAMDHAN kembali memperkuat jajaran formasi GIGI yang posisinya di tiga tahun kemarin diisi oleh Opet Alatas. Dan GIGI seakan menemukan kembali komponennya yang sempat hilang, yang membuat formulasi komposisi-komposisi GIGI kian kokoh saja. Dengan hits andalan “Hinakah” Album GIGI – BAIK menginjak bulan kedua sudah mencapai penjualan 60.000 keping meskipun belum ditunjang dengan promosi penayangan video klipnya yang eksklusif (dikarenakan kapling acara di media televisi saat itu didominasi oleh kampanye-kampanye parpol dan talk show bernuansa politik yang memang ratingnya sedang tinggi). Dan….. Armand Maulana, Budhy Haryono, Dewa Budjana dan Thomas Ramdhan tetap berkeyakinan bahwa bagaimanapun keadaannya, apapun cobaan dan rintangannya, dengan segenap kepiawaiannya berolah musik GIGI akan tetap menggigit di sanubari penggemarnya dan masyarakat pada umumnya. Di tahun 1999 itu pula GIGI mengukir sejarah dalam karier musiknya dengan menggelar konser tunggal yang di beri nama “Konser Balas Budi” di Gedung Kesenian Jakarta dengan melibatkan puluhan pemain orkestra dalam konsernya itu.

Konser ini merupakan ekspresi balas budi GIGI untuk semua pihak yang turut membantu suksesnya GIGI.

Selain ditayangkan secara langsung dalam acara ekslusif oleh Indosiar, konser ini juga direkam secara live dan album live tersebut dirilis pada pertengahan tahun 2000 dengan judul “GIGI GREATEST HITS LIVE IN CONCERT”

Tahun 2000, selain album “GIGI GREATEST HITS LIVE IN CONCERT” yang dirilis oleh Sony Music Indonesia, Sony Music Malaysia merilis pula ALBUM GIGI yang merupakan kompilasi dari album “KILAS BALIK” dan album “BAIK”.

Agenda konser GIGI tahun 2000 ini cukup padat. Totalnya adalah 86 konser, termasuk di dalamnya adalah konser di Malaysia, Brunei dan Jepang.

Tahun 2001 GIGI merilis Album ketujuh, yang berjudul “Untuk Semua Umur” dengan lagu andalan antara lain “Jomblo”, “Diva”. Album ini juga dirilis di Malaysia dengan label Sony Music Malaysia.

Hal lain yang patut dicatat adalah di antara deretan agenda konser GIGI sepanjang tahun 2001 ada 3 buah konser yang digelar di manca negara yaitu: California-USA, Tokyo-Jepang dan Malaysia.

Tahun 2002, sewindu sudah grup musik GIGI genap berkarya semenjak terbentuk 22 April 1994 silam. Berkarya lewat lagu, GIGI mempunyai rona sendiri yang menghiasi raut wajah musik tanah air. Berbagai aliran musik terolah baik lewat para personilnya yang sempat bongkar pasang sejak kemunculannya hingga terakhir GIGI didiami Armand Maulana (vokal), Dewa Budjana (Gitar) Thomas Ramdhan (Bass), dan Budhy Haryono (drummer). Dari para personil berlatar belakang musik berbeda itulah GIGI mampu menyajikan musik berkualitas nan kaya. Jadi jangan heran kalau mereka piawai memainkan musik-musik ngepop-rock sampai beat jazz yang kadang ikut mengisi, atau eksperimen musik lainnya.

Di usia 8 tahun pulalah GIGI kembali mencetak album yang berisikan lagu-lagu hits yang pernah dilambungkan sekaligus melambungkan nama mereka sebagai salah satu grup musik besar Indonesia. Lagu-lagu seperti Angan, Kuingin (Angan - 1994), Janji, Yang T'lah Berlalu/Nirwana (Dunia-1995), Oo….Oo….Oo…., Damainya Cinta (3/4), Terbang, Rindukan Damai (Kilas Balik-1998), Hinakah (Baik-1999), Jomblo (Semua Umur- 2001) masih sangat akrab di telinga kita. Dengan lirik puitis dan irama yang mudah diingat tak pelak lagi, hit-hit GIGI sering terputar di banyak stasiun radio dan begitu juga klip-klipnya.

Album THE BEST OF GIGI yang dirilis pada bulan Juni 2002 ini memuat 14 lagu dimana dua diataranya adalah dua lagu baru yang belum pernah dirilis sebelumnya, yaitu Andai dan Jalan Di Bulan. Kedua lagu ini mempunyai basic track musik yang sama, yaitu dari akustik, yang mengingatkan kembali para penggemar GIGI akan lagu-lagunya yang catchy dan easy listening. Lagu Andai yang ciptakan pada periode Januari - Februari 2002 ini didaulat menjadi lagu unggulan di album ini. Ada cerita menarik dari penggarapannya. Waktu itu sempat terjadi perdebatan alot antar personil mengenai liriknya. Armand yang menggarap lirik ini sempat membuat 3 versi lirik, dan akhirnya pilihan jatuh pada versi terakhir dimana lirik itu sesuai dengan melodi dan nuansa lagunya. Isinya sendiri menceritakan tentang seorang pria yang meninggalkan selingkuhannya untuk dijadikan pilihan kedua. Video klip lagu Andai ini cukup unik, dimana tampil 'model dadakan seperti Sheila On 7, Andy (/rif), Yuke (The Groove), dan masih banyak lagi.

Untuk lagu Jalan Di Bulan, GIGI menggarapnya saat promo ke Malaysia. Lagu ini menceritakan tentang bagaimana perasaan orang jatuh cinta itu, yang melayang serasa dibulan.
Lantas bagaimana pendapat GIGI sendiri mengenai album THE BEST OF GIGI ini.
'Album ini adalah persembahan terbaik dari GIGI. Dimana pilihan lagunya tidak terbatas pada lagu-lagu yang telah hit saja, tetapi juga lagu-lagu lain yang bisa disebut sebagai 'lagu eksperimen', seperti lagu Bumi Meringis dan Rindukan Damai,'kata Armand mewakili teman-temannya.

Dan Alhamdulillah album The best of GIGI saat ini telah meraih Double Platium Awards dari Sony Music, dan itu berarti penjualan albumnya telah melampaui 300.000 keping.
GIGI 1999 - 2003
Salam Kedelapan
Inilah cara GIGI berucap salam kepada dunia dengan melemparkan album terbarunya, Salam Kedelapan. Tahun 2003 berarti tahun kesembilan bagi band bernama sederhana ini. Lho tapi kenapa judulnya Salam Kedelapan? "Ya karena ini adalah album ke-8, dan kebetulan proses rekaman dan penciptaannya telah usai di tahun 2002 kemarin pas GIGI masih berusia 8 tahun," ucap Armand sang vokalis yang rajin menulis lirik buat GIGI.

Selama tiga minggu GIGI ngendon di studio mereka menggodok materi album berikut proses mixing. Materi sebenarnya banyak tercipta di luar studio, seperti inspirasi lirik yang tiba-tiba datang ketika terkena macet atau inspirasi lagu ketika di tengah-tengah tur. Hasilnya genap sepuluh lagu mengisi album ini.

Dari segi musik GIGI merasa Salam Kedelapan cerminan dari kondisi mereka yang sedang santai hasil istirahat selama 6 bulan yang ternyata berguna sekali dalam mengendurkan tekanan. Begitu santai, ide-ide positif yang terbenam bisa muncul begitu saja. Tambahan lagi GIGI baru pertama kali ini berkesempatan berkolaborasi dengan sound engineer Stephan Santoso.

"Permainan lepas kita berempat ketemu dengan ide-ide baru Stephan membuat nuansa segar banyak tertuang di materi album terbaru kita ini. Dari segi teknik, album ini memang terlihat musik GIGI banyak mengalami hal baru, salah satunya adalah kolaborasi GIGI dengan Stephan. Satu hal lagi yang menonjol di sini tampilnya barisan lirik yang lebih lugas dan positif dan olah vokal yang tidak terlalu banyak improvisasi," ujar Armand melengkapi.

Alhasil album ini penuh dengan warna-warni GIGI yang mungkin bakal sedikit mengejutkan, tapi tentunya menyegarkan. Simak saja lagu pembuka album ini berjudul Terima Saja. Gebukan drumnya dari awal lagu sampai penutup asyik banget, ditambah teriakan nanananana, Hoy…nanananana, Hoy… yang lumayan bikin kaget tapi seru. Kebayang kan kalau lagu ini dibawakan langsung oleh GIGI. "Kadang dalam menulis lagu, kita memikirkan bagaimana lagu ini akan dibawakan langsung nanti. Mengingat kita menyukai aksi panggung yang memang benar-benar bisa main lepas di depan penikmat lagu GIGI dengan segala atraksi dan improvisasi. Belum lagi dengan bernyanyi seperti ini kita bisa lebih berinteraksi dengan penonton yang ada. Ini kan menarik dan membuat kita tambah semangat," tegas Armand lagi.

Tembang kedua GIGI melaju lambat dalam Perihal Cinta. Temanya apalagi kalau bukan cinta. Lagu yang liriknya digodok lewat sms antara Armand dan Thomas ini jadi lagu unggulan yang sudah banyak terdengar di radio-radio tanah air. Dan sudah juga merajai banyak tangga lagu kita. Untuk video klipnya, Dimas Djayadingrat menyiapkan suatu konsep footage- dari dokumentasi perjalanan GIGI di Jakarta-Bandung dengan model klipnya, Nirina. Untuk tembang lembut lainnya ada Jatuh Padamu. Dari judulnya lagi-lagi sudah bisa ditebak temanya apa. Dan lagi-lagi untuk liriknya adalah hasil rembukan duet Armand-Thomas.

Selebihnya GIGI lebih sering memainkan tempo yang medium dan lebih cepat seperti Kucari Yang Kau Mau, Salam, Wanita, Untukmu Teman, Ketakpastian, Rahasiaku dan Akhir Cerita. Mereka juga banyak bermain dalam irama dan lirik lagu yang lebih ceplas-ceplos. Seperti keunikan komposisi gagah berjudul Rahasiaku yang menceritakan kesombongan seorang laki-laki atas kejantanannya.

Secara keseluruhan album terbaru GIGI ini melaju dengan tempo sedang yang rancak. Entah itu dari sound drum, akustik dan distorsi gitarnya atau sound bass yang kalau dipadu memang segar di telinga. Memaksimalkan energi empat sekawan ini dalam tuangan satu album.

Masa rehat GIGI telah usai sejak merilis album The Best of GIGI. Kini mereka kembali dengan sikap santai yang berbuah positif. Kita sambut saja salam GIGI ini lewat Salam Kedelapan.
Original Soundtrack Brownies

Tahun 2004, GIGI kembali ‘dihantui’ dengan trauma ‘bongkar-pasang’ personel. Dalam masa penggarapan album Original Sound Track (OST) Brownies Budhy Haryono karena satu dan lain hal tidak dapat ikut aktif di studio rekaman. Karena album ini harus segera selesai seiring dengan akan dirilisnya film Beownies, atas referensi dari Budhy dan kesepakatan personel GIGI lainnya dilibatkanlah Hendy sebagai additional player menggantikan posisi Budhy Haryono.

Album OST Brownies (yang termasuk album paling dinanti di tahun 2004 versi majalah Hai No.32 TH. XXVIII) ini diramu dengan takaran 5 lagu baru, 3 lagu aransemen ulang dan 2 lagu yang dicomot dari album-album GIGI sebelumnya. Hasilnya, sebuah pop yang manis, semanis mencicipi lezatnya BROWNIES.

Album dengan resep pop manis ditaburi lirik yang easy listening ini, hadir sebagai album soundtrack film layar lebar dengan judul yang sama, BROWNIES. Film komedi romantik garapan sutradara Hanung Bramantyo ini dibintangi oleh Marcella Zallianty, Phillip, VJ Arie MTV dan Bucek. Alur ceritanya sendiri mengisahkan tentang seorang gadis kosmopolit yang sedang mencari arti sebuah cinta sejati.

GIGI diberi kepercayaan penuh oleh SINEMART, rumah produksi yang menggarap film layar lebar ini, untuk membuat soundtrack nya. Inilah yang membuat GIGI tidak kehilangan warna walaupun GIGI harus tetap berpatokan dengan skenario film Brownies tersebut. Proses pembuatan lagu-lagu baru di album ini pun cukup sederhana. Sembari membayangkan adegan per adegan yang akan muncul, GIGI duduk bersama menggelar workshop sambil memainkan gitar ‘kopong’ dan terciptalah 5 lagu baru yang lebih segar.

Kehadiran Hendy yang menggantikan posisi Budhy sangat berperan dialbum ini. Hendy diberi kebebasan bermain sesuai dengan style-nya dan selalu dimintai pendapatnya dalam mengaransemen sebuah lagu. Additional drummer yang memiliki nama lengkap Gusti Erhandy ini, pernah bekerja bareng dengan Erwin Gutawa Orchestra untuk konser-konser Chrisye dan Krisdayanti.

Bisa Saja adalah single yang dipilih untuk menjadi single pembuka album ini. Lagu yang berirama pop-funky ini kental dengan suasan yang segar, liriknya bercerita sesuai dengan kisah dari film Brownies. Kemudian ada sebuah lagu paten yang mengandalkan dentingan gitar akuistik Budjana. Lagu tersebut dihadirkan pada sebuah lagu yang berjudul Cinta Terakhir. Lagu-lagu baru lainnya yang ada di album ini pun tidak kalah asik untuk dinikmati. Termasuk 3 lagu lawas yang diaransemen ulang.

Ketiga lagu yang diaransemen ulang tersebut semakin enak disimak dan benar-benar jauh berbeda dari versi awalnya. Simak saja lagu Jatuh Padamu, yang diambil dari album SALAM KEDELAPAN (2003). Dilagu ini, GIGI tampil mempersembahkan Indra Lesmana pada Rhodes. Hasilnya, sebuah lagu yang melankolis. Lagu Selamat Datang Asmara pun tak tanggung-tanggung diaransemen ulang. GIGI merombak lagu yang dialbum asalnya, UNTUK SEMUA UMUR (2001), tampil dalam format full band, disini tampil dengan format akuistik. Dan lagu Tanpamu Sepi dari album BAIK (1999), juga dipilih untuk masuk dalam album ini. Lagu ini menjadi lebih nge-beat dan semakin enak disimak.

Album ini sebagai pemanasan sebelum menyaksikan film layar lebarnya yang rencananya akan diputar dijaringan bioskop 21 bulan Januari tahun depan. Film yang tentunya bakalan ditunggu-tunggu, karna perpaduan antara cerita komedi romantis dengan musik GIGI yang ringan. Takaran yang sempurna ini, diyakini membuat Brownies ini semakin lembut sekaligus legit dan membawa GIGI Kita tersenyum penuh cinta tatkala mendengarkan dan menyaksikan BROWNIES.
Raihlah Kemenangan

Apa jadinya kalau lagu-lagu rohani Islam yang syahdu seperti Tuhan-nya Bimbo, di ‘acak-acak’ sama GIGI.Bakal menuai pro dan kontra kah?
Tepat dua hari menjelang Ramadhan tahun 2004 ini GIGI meluncurkan album berjudul RAIHLAH KEMENANGAN, sebuah album religi yang mengangkat lagu-lagu rohani legendaris plus lagu karya GIGI sendiri. Apa sih yang mendorong mereka merilis album ini.

Konsep album ini sudah dirumuskan sejak satu tahun yang lalu. Berangkat dari keprihatinan GIGI atas kurangnya apresiasi anak-anak jaman sekarang terhadap seni bernafaskan islami.

"Pernah gue bawain salah satu lagu islami Bimbo di depan keponakan yang masih ABG, dan komentarnya, kok bawain lagu cupu (tua) begitu sih," cerita Armand.

Dari pengalaman itu dia menyimpulkan bahwa anak-anak zaman sekarang mungkin kurang mengenal musik-musik islami karena seleranya kurang pas dengan mereka. Jadi kenapa musik dan aransemennya tidak dibuat mendekati selera mereka, sehingga jika mereka suka, akan menyanyikan dan syukur-syukur dapat menghayati makna lirik yang tergantung didalamnya.

Proses pembuatan album sendiri tidak mengalami kendala yang berarti. Dewa Budjana yang notabene bukan muslim mendukung sepenuhnya, karena apa yang mereka kerjakan ini toh juga bisa diatasnamakan sebagai apresiasi seni.

Akhirnya terkumpulah 10 lagu yang dikemas dalam album bertajuk Raihlah Kemenangan. Delapan lagu diambil dari lagu-lagu islami yang selama ini memang sudah sangat familiar. Sebutlah lagu seperti Tuhan (Sam Bimbo), Rindu Rasul (Sam Bimbo, Taufik Ismail), Ketika Tangan dan Kaki Berkata (Chrisye, Taufik Ismail). GIGI sendiri membawakan dua lagu ciptaan sendiri yaitu Hilang dan Karunia-Mu. "Lagu Hilang dari album GIGI ¾ yang diaransemen ulang. Kebetulan liriknya tentang ketuhanan. Sedangkan lagu Karunia-Mu, ciptaan Thomas, sebenarnya adalah materi untuk materi album ke-9, karena liriknya juga tentang ketuhanan jadi cocok untuk dimasukkan di album ini," jelas Armand.

ROCK HABIS

Jangan kaget jika mendapati lagu–lagu di album ini beda dari pakem kebanyakan lagu islami. Pokoknya ngerock habis. Lagu Tuhan yang aslinya syahdu dan mendayu, digubah habis menjadi ngerock ala GIGI, dengan adanya tarikan gitar distorsi dan isian brass section. Mantap dan berisi. Tak salah lagi jika lagu yang selalu menjadi anthem pada setiap bulan Ramadhan ini dipilih sebagai hit jagoan. Pada lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata, GIGI menyuguhkannya dengan style rock yang digabung dengan isian rap. Hasilnya, sungguh menggetarkan! Pada lagu Lailatul Qadar, kocokan gitar dan drum digeber dengan tempo cepat, dengan loop – loop yang membalut lengkingan vokal Armand.

Tidak semua lagi diusung dengan style rock. Dalam lagu Keagungan Tuhan yang aslinya memang bertempo pelan, dibawakan secara simple dengan petikan gitar yang ritmis. Sementara sebagai penutup, dipilihlah Raihlah Kemenangan, lagu berimama mid tempo dengan alunan gema takbir yang bersahut-sahutan.

Dengan segenap musik yang diaransemen sedemikian rupa ini GIGI berharap bisa masuk ke selera penggemar muda. Kalaupun ada yang kontra terhadap karya ini adalah sah- sah saja. Yang pasti musik adalah bagian dari seni, dan siapa saja berhak untuk menginterpretasikan. Yang penting esensi dari lagu-lagu yang ada di album ini tidak berkurang kadarnya.

Untuk mendukung album ini, GIGI siap menggeber tur ke lebih dari 15 kota di Jabotabek, Jabar, dan Jateng dalam tur bertajuk MUSIK NGABUBURIT DAN GEMA RAMADHAN. Konser yang digelar menjelang buka puasa ini akan diisi juga dengan Dai kondang Gito Rollies dan Sujiwo Tedjo. Semoga apa yang telah diupayakan GIGI ini bisa diterima oleh masyarakat sebagai sarana hiburan yang positif. Amien.

Dan………setelah penggarapan dua album serta puluhan konser di paruh tahun 2004, ‘kebersamaan’ Hendy di GIGI sebagai additional player akhirnya resmi diproklamirkan sebagai drummer GIGI.
Raihlah Kemenangan (Repackage)

Setelah sukses dengan album rohani RAIHLAH KEMENANGAN yang dirilis tahun lalu, kini GIGI mengemas ulang album itu. Kali ini Armand (vokal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bass), dan Hendy (drum) menambahkan dua buah lagu daur ulang, yaitu Perdamaian dan I’Tiraf. Jadilah album RAIHLAH KEMENANGAN REPACKGE yang diluncurkan tepat pada 19 September 2005.

Alasan apa yang mendasari GIGI mengemas album repackage tersebut ?

“Pihak label (SONY BMG) lah yang meminta kita untuk merilis setelah melihat kesuksesan dari penjualan album Raihlah Kemenangan. Waktu itu ada 4 lagu yang disodorkan, dan kami pilih lagu Perdamaian dan I’tiraf. Kami menggarapnya sekitar empat hari, tepatnya sebelum kami berangkat ke Amerika untuk menggelar “GIGI East Coast America Tour 2005,” tutur Armand.

Kenapa pilihan jatuh di dua lagu itu ?

“Lagu Perdamaian tuh legend banget diantara lagu-lagu marawis atau qasidah-an. Dan liriknya sangat cocok dengan kondisi dunia khususnya bangsa Indonesia saat ini. Ada peledakan bom di Bali , kondisi Aceh yang belum sepenuhnya pulih, dan banyak lagi,” jelasnya lagi.

Lagu Perdamaian ciptaan Drs. H. Abu Ali Haidar yang versi aslinya sarat dengan irama marawis itu dibesut menjadi sangat rock ultra modern khas GIGI namun tanpa kehilangan jati diri lagu itu.

Adapun lagu I’Tiraf, tembang rakyat karya Abu Nawas, sesuai dengan warna musik aslinya yang bertempo lambat, dibawakan oleh GIGI dengan sangat syahdu, dengan variasi up beat tempo pada interlude.

Terjunnya GIGI dalam ranah musik religius ini menjadi terobosan sukses mereka. Ini dimulai dari album RAIHLAH KEMENANGAN yang diirilis dua hari menjelang Ramadhan 2004. Publik dibuat geger mendengar lagu Tuhan (Sam Bimbo) yang mendayu dibesut menjadi sangat nge-rock. Demikian juga dengan lagu Rindu Rasul (Sam Bimbo, Taufik Ismail), Ketika Tangan dan Kaki Berkata (Chrisye, Taufik Ismail). Dan ternyata terobosan itu mendapat tempat di masyarakat pencinta musik tanah air terutama anak-anak muda. Misi GIGI untuk mengenalkan musik bernafaskan islami dengan style dan aransemen selera anak muda mengena. Terbukti dalam setiap konser Ramadhan selalu dipenuhi para penggemar GIGI yang hapal hampir semua lagu-lagu yang dibawakan.

Harapan GIGI persembahan RAIHLAH KEMENANGAN REPACKAGE ini pun dapat diterima seperti album sebelumnya. Semoga bisa masuk ke telinga dan hati penggemar GIGI semua. Amien.


Untuk mendukung album ini, GIGI siap menggeber RAMADHAN TOUR ke lebih dari 20 kota di Jabotabek, Jabar, dan Jateng. Sebagai kick off, mereka menggeber pertunjukan pada 4 Oktober 2005 di Teater Tanah Air - Taman Mini Indonesia Indah pukul 8 malam. Mereka juga menggelar pertunjukan ke sejumlah pesantren dan berkolaboraso dengan anak-anak pesantren setempat.
Next Chapter

22 Maret 2006 GIGI tepat memasuki angka 12 tahun. Sebuah perjalanan yang panjang bagi sebuah band yang pernah mengalami pasang surut di Industri musik. Bagaimana mereka mulai tumbuh, menjadi besar, mengalami konflik internal yang berujung pada pergantian personil, mengalami masa-masa saat menjadi rock star, hingga matang dalam kedewasaan.

Tepat di usia 12 tahun, mereka merilis album baru sebagai bingkisan khusus untuk para GIGIKITA (sebutan buat para penggemar GIGI). Album bertajuk NEXT CHAPTER, mengemas 11 tembang yang dibesut dalam konsep musik yang easy listening dalam bangun harmoni minimalis. Suatu kejutan bagi para penikmat musik GIGI manakala mereka biasanya mendapati musik GIGI yang kental dengan eksplorasi sound rock kini ditampilkan lebih rileks dan seperti ajakan ‘ayo kita menikmati musik tanpa harus berpikir.’

Apakah GIGI memang berniat meninggalkan pakem musik yang selama ini teguh mereka pegang?

Baik Armand Maulana (vocal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bass), dan Gusti Hendy (drum), sepakat mengakui memang album terbaru ini lain daripada album-album sebelumnya. Menurut mereka proses pembuatan materi album ini benar-benar dikerjakan dalam suasana yang santai dan rentang waktu yang cukup panjang. Mulai digarap sebelum dirilisnya album Raihlah Kemenangan Repackage, kemudian sempat break karena tur ke Amerika, hingga digarap secara intens pada sebulan terakhir sebelum dirilis.

Suasana yang santai berpengaruh pada proses kreatifnya, sehingga tak ayal membuahkan karya yang terkesan lebih rileks.

“Kita tidak mematok lagu ini musti begini atau begitu, tapi begitu diolah di studio hasilnya memang punya rasa yang sama yaitu mood yang santai, “jelas Budjana.

Thomas juga sependapat. Menurut pembetot bass ini beberapa lagu dasar memang upbeat dan nge-rock, tetapi begitu digarap lagi, ujung-ujungnya beatnya medium.

Apapun hasilnya, yang pasti album ini adalah murni pencapaian GIGI saat ini yang apa adanya. Walaupun album ini kesannya santai, proses penggarapannya tetap sesuai prosedur GIGI. Hasilnya, baik sound maupun aransemen tetap terjaga kerapihannya. Bahkan keselarasan rhythm section-nya pun lebih mantap di album ini. Menurut Thomas, baik dirinya maupun Hendy sebagai pemegang rhythm sangat komunikatif. Proses ‘pacaran’ yang dimulai sejak masuknya Hendy di album OST. Brownies telah sampai pada tahap mengerti satu sama lain. Hasilnya, saat penggarapan album pun relatif mudah dan ‘hidup.’

DARI TEMA CINTA HINGGA SOSIAL

Tema cinta tetap kental di album ini, yang diungkapkan secara lugas dan apa adanya. Misalnya dalam lagu Kepastian Yang Kutunggu, yang menjadi hit unggulan, bertutur tentang kegundahan seseorang yang sedang menunggu kepastian cinta. Selain itu adalah tema sosial, yaitu kepedulian GIGI akan nasib bangsa yang diungkapkan dalam dua lagu yaitu Indonesia dan Satu.

MAKNA 12 TAHUN

Bagi GIGI memaknai angka 12 tahun tidaklah muluk. Bagi mereka masih bisa tetap bermain musik, tetap dalam satu visi dan energi yang sama, adalah pencapaian yang luar biasa.
Pintu Sorga

Sungguh suatu kenikmatan manakala kita masih diberi kesempatan untuk bertemu kembali dengan bulan suci Ramadhan 1427 H. Bagi kelompok band GIGI, kesempatan itu tidak mereka sia-siakan. Saatnyalah GIGI kembali melakukan syiar Islami dengan cara mereka sendiri. Ya, menyambut Ramadhan, GIGI merilis album rohani terbarunya berjudul PINTU SORGA. Ini adalah kali ketiga GIGI berkecimpung dalam ranah musik Islami setelah sebelumnya sukses merilis album Raihlah Kemenangan (2004) dan Raihlah Kemenangan Repackage (2005).

PINTU SORGA menampilkan 10 tembang rohani Islam dimana kebanyakan isinya adalah lagu Islami populer yang musiknya diaransemen ulang secara segar oleh GIGI dengan nafas pop, rock, hingga punk dan new wave.

Single yang dijagokan adalah PINTU SORGA. Lagu tradisional yang aslinya berasal dari Syria ini dibesut secara full rock dengan menggamit pujangga Taufiq Ismail sebagai penulis lirik lagu. Taufiq Ismail dengan kepiawaiannya merangkai lirik-lirik puitis, menuturkan mengenai anak manusia yang berusaha untuk menggapai pintu sorga, mencari keridhaan Allah SWT.

Dari sisi musikalitas, GIGI tampil secara variatif. Simak saja dalam Sajadah Panjang. Lagu yang versi aslinya dinyanyikan oleh Bimbo dengan syahdu tersebut dibesut dengan hentakan modern rock. Atau dalam lagu Sahur Tiba, karya AT. Mahmud, yang menampilkan secara unik paduan suara Gigikita (penggemar GIGI) dan deretan pemain brass section. Sedangkan pada lagu Damai Bersamamu, GIGI tampil dengan menyuguhkan bintang tamu Andi Rianto pada piano. Dari sepuluh tembang yang ada, dua diantaranya adalah lagu karya GIGI sendiri. Yaitu Kehendak-Mu, yang sebelumnya masuk dalam album kompilasi KITA UNTUK MEREKA. Serta lagu berjudul Dosa Ini, dimana musiknya diciptakan oleh Dewa Budjana, dan lirik digarap oleh Armand.

Dilihat dari isi materi lagu yang kuat, album PINTU SORGA ini diharapkan dapat meraih kesuksesan seperti di album Raihlah Kemenangan. Dan yang lebih penting lagi, menjadi sarana syiar alternatif untuk anak-anak muda Indonesia.
PEACE, LOVE ‘N RESPECT

Musik adalah pengikat kebersamaan kami. Kami hidup untuk musik dan musik pulalah yang menghidupi kami. Sampai kapanpun kami akan terus mempunyai passion di musik. Inilah resep yang membuat kita bertahan hingga tiga belas tahun. (Armand Maulana – vokalis GIGI).

Di usia ketigabelas ini GIGI kembali berkarya lewat album berjudul PEACE, LOVE ‘N RESPECT, yang sebenarnya merupakan kalimat ikon GIGI yang selalu diucapkan mereka dari tahun 1995 dan baru sekarang akhirnya kalimat tersebut dijadikan title album. Berbeda dari album-album sebelumnya, kali ini Armand Maulana (vocal), Dewa Budjana (gitar), Thomas Ramdhan (bass), dan Gusti Hendy (drum), mengemasnya dengan format akustik (unplugged).

“Ide membuat akustik album sebenarnya sudah muncul sejak lima tahun lalu. Kebetulan GIGIKITA (penggemar GIGI) juga banyak meminta kita membuat format seperti itu. Dan ini adalah album yang belum pernah dibuat oleh GIGI selama 13 tahun berada di musik Indonesia” jelas Armand.

BUTUH KREATIVITAS TINGGI

Kalau sebelumnya GIGI membuat format akustik untuk satu lagu dalam satu album, kini mereka harus membuat untuk satu album full. Di telinga awam, akustik itu identik dengan musik genjrang genjreng belaka. Padahal kemasan akustik itu menuntut detail dan kreativitas dalam membuat aransemen dan sound sehingga satu lagu dengan lagu yang lain tidak sama. Jadi tidak terbayang bagaimana seru dan stress-nya mereka mengulik lagu di studio (kabarnya GIGI khusus dibuatkan studio baru oleh Pos Entertainment, managemen yang membawahi mereka, sehingga mereka konsen menggarap album). Hendy sang penggebuk drum mengaku butuh waktu 14 jam take rekaman untuk dapat sound yang pas. Sementara Budjana harus bereksplorasi dengan hanya berbekal gitar string dan nylon. Atau Thomas yang harus menyesuaikan agar line bass-nya selaras dengan gebukan drum. Sedangkan Armand yang mengisi vokal ditantang menghasilkan suara sebersih mungkin tanpa sound effect pada suaranya kecuali reverb dan delay.

NAKAL

Jangan kaget jika mendengar lagu NAKAL yang digeber sebagai single pertama. Lagu ini sarat dengan eksplorasi kejahilan masing-masing personil GIGI dalam bermusik dan iramanya sedikit keluar dari pakem musik GIGI. Lagu ini dibuat secara tidak sengaja saat GIGI menunggu grup band /rif menggelar general reherseal untuk sebuah pementasan bareng. Awalnya lagu ini bercerita tentang pemanasan global, tetapi setelah hasil listening session bersama orang – orang di kantor Pos Entertainment dan atas usulan mereka, liriknya diubah menjadi lebih santai tentang seseorang yang tidak kuasa menahan rayuan maut seorang wanita.

Puas dengan lagu Nakal yang membuat adrenalin naik, kini saatnya mengendurkan saraf dengan nomor ballad bertajuk 11 Januari, dimana lagu ini diciptakan oleh Budjana dan liriknya ditulis oleh Armand. Lagu yang easy listening ini mempunyai lirik yang ‘dalam’ sekali tentang sepasang manusia yang ditakdirkan bersama dalam suka maupun duka. Tampilnya string section mengiringi petikan gitar semakin membuat lagu ini semakin apik.

Simak nomor lama ciptaan Thomas, Kembalilah Kasih, lagu yang pernah dibawakan oleh Anggun di album terakhirnya sebelum go international. Kalau Anggun membawakannya dengan gaya hard rock era 90-an kini GIGI mendaurnya menjadi musik yang kalem penuh ratapan kesedihan. Disini Indra Lesmana didaulat mengisi piano.

Lagu dengan tempo agak cepat dapat dinikmati dalam nomor seperti Matikan Cintaku atau Tuk Rasa……Tuk Cinta. Dua lagu ini mempunyai mood elektrik, tapi GIGI mengimplementasikannya dengan gaya akustik. Tak ketinggalan menyeruak nomor vintage bergaya 70’an dalam lagu Percayalah, dimana ada permainan perkusi dari Adjie Rao yang semakin menghidupkan suasana.

Akhirnya PEACE, LOVE ‘N RESPECT tak sekedar album, tapi manifestasi dari energi positif GIGI dalam berkiprah di industri musik tanpa kehilangan identitas diri.www.gigionline.com

Ingin download lagu-lagu GIGI klik disini

Baca Selengkapnya..... - TIGA BELAS TAHUN PERJALANAN MUSIK GIGI

COKELAT

0 komentar

"Ya udah, gimana kalau namanya COKELAT aja!, kan gampang diinget tuh, semua orang juga suka Cokelat…" – Roberto Pieter – ex. Gitaris Cokelat

Kata-kata tersebut terucap tanggal 25 Juni 1996, tujuh tahun yang lalu, di sebuah studio latihan di kota kembang - Bandung, ketika pada waktu itu Kikan, Ronny, Robert, Bernard juga Deden bingung mencari nama yang pas untuk mereka, oleh karena mereka nggak lama lagi bakal manggung di sebuah acara di kampus STISI.

Kata c-o-k-e-l-a-t memang terucap dari sebuah spontanitas, namun tanpa menghilangkan maknanya, yaitu sebuah makanan gula-gula yang rasanya manis agak pahit atau sebaliknya dan disuka oleh banyak orang. "Ya emang, kita kan mau dikenal dan disukai sama banyak orang, jadi nama Cokelat itu pas banget deh kayaknya!" ujar Kikan tujuh tahun yang lalu.

Sebagaimana representasi dari kehidupan, makanan Cokelat membawa setiap orang merasakan pahit dan manisnya hidup, dimana ada pengalaman manis, ada pengalaman pahit, ada kenangan manis, ada kenangan pahit, atau sebenarnya inisiatif nama Cokelat lahir karena empat cowok pahit dan satu cewek manis? Sepertinya itu semua tidak begitu penting, karena selama tujuh tahun ini Cokelat telah mencapai impiannya untuk terus berkarya dan eksis di kancah musik Indonesia.

Mungkin tujuh tahun bersama-sama, berkarya, bekerja keras dan menjalani proses mencapai impian bukanlah jalan yang mudah. Hingga hari ini, Cokelat telah mengalami beberapa kali perubahan personil. Semula ada Kikan, Ronny, Robert, Bernard, dan Deden, kemudian sewaktu rekaman album kompilasi "Indie Ten" (1998) Ervin masuk menggantikan Deden, kemudian pada saat album "Untuk Bintang" (2000) Edwin masuk menggantikan Bernard dan keluarnya Robert menjelang album "Rasa Baru" (2001) dan hingga saat ini Cokelat menemukan formasi terbarunya.

Pada hari jadinya yang ke-7 ini, Cokelat memperkenalkan format barunya yang akan muncul sebagai formasi di album ketiganya. Setelah berjalan beberapa waktu, akhirnya Cokelat memutuskan untuk menetapkan Ernest menempati posisi Robert sebagai gitaris Cokelat. Ernest yang selama ini berstatus additional player telah resmi menjadi personil Cokelat tertanggal 31 Mei 2003. Ernest sendiri adalah adik dari Edwin, selama ini ernest telah menjalani hari-hari bersama Cokelat dimulai semenjak ia menjadi crew Cokelat, hingga menggantikan posisi gitar kedua bertandem bersama sang abang diatas panggung.

Kota satu ke kota yang lain, perjalanan satu ke perjalanan yang lain, panggung satu ke panggung yang lain, kenangan satu ke kenangan yang lain. Hari jadi kali ini menjadi sangat istimewa, kalau tahun-tahun lalu lebih banyak diperingati di Bandung, sempat pada tahun lalu, Cokelat memperingati hari jadinya yang ke enam di Aceh, penuh ketegangan, penuh kenangan dan kali ini kami memperingatinya di Jakarta. Bukan Cokelat akan pindah base ke Jakarta, tetapi kebetulan pada saat ini Cokelat sedang menyelesaikan proses rekaman album ketiganya, "Segitiga".
sumber: www.cokelat.net


Ingin download lagu-lagu cokelat klik disini
Baca Selengkapnya..... - COKELAT

Melly Goeslaw

1 komentar

Siapa yang tidak mengenal Melly Goeslaw. Pencipta lagu sukses yang menjadi incaran para penyanyi rekaman saat ini. Dari namanya kita tahu kalau Melly seorang putri dari penyanyi era 80-an Melky Goeslaw. Dari sinilah bakat seni telah mengalir dalam darah Melly sejak kecil. Apalagi ibunya Ersy Soekasih juga seorang penyanyi Bandung ditahun 70-an. Ibunyalah yang aktif mendorong langkah Melly ke dunia musik.

Melly mengawali karir musiknya sejak SMP dengan belajar vokal di Elva Secioria. Sejak saat itu Melly mulai mengukir prestasi di berbagai festival seperti Juara III Festival Penyanyi Populer Indonesia 1989, Juara I Cipta Pesona Bintang RCTI 1992, Juara I Asia Bagus 1992, dan Juara I Bintang Radio dan Televisi SeJawa Barat 1993. Tahun 1995 bersama Anto Hoed yang kini menjadi suaminya serta Arie, Melly kemudian mendirikan band Potret dengan keinginan bisa menyanyikan lagu-lagu ciptaannya sendiri.

Meski tidak bisa membaca not balok dan memainkan satupun alat musik, akhirnya Melly terkenal sebagai penyanyi dan pencipta lagu yang cukup sukses dan produktif. Ia termasuk salah satu musisi hebat yang karyanya diperebutkan oleh para penyanyi. Tembang Menghitung Hari dinyanyikan Krisayanti serta Tegar oleh Rossa. Keduanya karya Melly ini saja sangat populer, serta mendapat penghargaan dari MTV (Menghitung Hari). Pernah bikin soundtrack untuk film Ada Apa dengan Cinta? yang ternyata mampu mengiringi sukses filmnya di pasaran.
Sinopsis Buku:
..Aku sangat suka menulis. tapi aku tidak menyukai norma-norma dalam menulis karena aku bukan penulis.
..Aku tidak suka dengan peraturan yang bisa memenjarakan aku untuk mengungkap imajinasiku. Mungkin itu juga yang telah membuat tulisan-tulisanku tidak aku buka dan aku tutup rapat-rapat untuk aku baca sendiri. Tapi kali ini sisi baikku tergerak.
..Aku ingin adik-adikku membaca tulisanku.
..Aku ingin mendengar para senior berujar tentang tulisanku.
..Aku tidak suka membaca, kalaupun itu kulakukan mungkin karena aku sedang berada dalam ruang keisengan yang selalu ada dalam hidupku. Tapi aku sangat menjujung tinggi segala bentuk karya seni yang sampai kini mampu memberikan udara untuk nafasku.*****
Cinta itu ternyata mempunyai arti yang sangat banyak di antara manusia-manusia yang mencari cinta, seorang perempuan bernama Anggi, akhirnya mendapatkan sebuah petuah tentang cinta, yang walaupun aneh didengar tapi arti cinta itu sendiri akhirnya bisa memberi penjelasan yang sangat penting untuk dihayati dalam hati.*****
Sepintar apapun manusia menciptakan teknologi yang canggih dan dahsyat. tetap saja manusia tidak bisa memberikan roh terhadap benda yang diciptakannya itu. Dalam cerita ini, kita bisa mendengarkan suara hati dan curahan hati sang kertas.*****
Setelah kekasih tercintanya pergi bersama sahabatnya meninggalkan Gadis, Gadis menjadi pribadi yang sangat tertutup, dan tidak pernah mempercayai siapapun juga kecuali Tuhan. Gadis kerap menuliskan curahan-curahan hatinya pada Tuhan. Hingga pertemuan dengan Rudi telah membuat konflik di antara Gadis dan Randu. Seorang lelaki yang selama ini menganggap Gadis mencintainya. Siapakah Rudi, dan bagaimana akhir cerita cinta Gadis dengan Randu.
Baca Selengkapnya..... - Melly Goeslaw

UTOPIA

0 komentar

AWALNYA, munculnya band bernama UTOPIA ini hanya dianggap mengekor salah satu band yang sudah ngetop duluan. Apalagi kemudian vokalisnya disebut-sebut punya vokal yang mirip. Jadilah trade mark follower itu langsung menancap.

Untungnya band yang berawak Pia Fellini[vokal/gitar], Indra [bass], Dodo [gitar], dan Tommy [drum] ini tak patah arang. Single pertamanya beberapa tahun silam, Antara Ada dan Tiada melambungkan band ini ke deretan band yang laris manis.

Memang jadi beban sukses itu. Tapi tentu saja tak mematikan kretivitas dan karya band asal Bandung ini. Buktinya, setelah melewati perjalanan yang tidak sebentar, UTOPIA menelorkan album ketiga yang diberi titel INDAH. Apa yang menarik?

Kekuatan album ini adalah, penjiwaan Pia yang maksimal. Wajar sih, karena semua lagu yang membuatnya adalah cewek bersuara melengking ini. Tapi bukan lantaran itu saja, aransemen yang dibuat juga lebih 'membumi' dibanding keribetan di album kedua.

Simak single Indah yang jadi pembuka di track awal. Pia tidak langsung menukik pada nada-nada falsetto tinggi lagi, tapi berusaha mengembangkan karakter vokal yang lebh simpel, sederhana tapi karakter rock yang selalu didengungkannya masih terasa. Aransemennya juga mulai lebih familiar. Apakah karena ada Noey Java Jive yang memberi masukan lebih ke pasar? Mungkin saja, toh tidak salah juga.

Single yang dilesatkan adalah Baby Doll. Seperti kebanyakan band-band ngetop lainnya, lagu ini juga menjadi theme song sinetron berjudul sama. Hmmm, strategi promosi yang mau tidak mau sekarang jadi trend. Sayangnya, lagu yang riang dan punya kans jadi hits ini, membuat penulis kehilangan moody kalau harus melihat sinetronnya.

Menyebut musiknya dengan rock feminim, Pia terasa sekali ingin keluar dari pakem musikal yang selama ini dikembangkan UTOPIA. Tampaknya kejengahan cewek kelahiran Bandung, 20 Desember 1979, sudah di ubun-ubun ketika selalu dibanding-bandingkan dengan vokalis lain. Ini terasa sekali
di track BENCI. Eksplorasi range vokal dari titi nada terendah sampai tinggi, seolah ingin jadi pembuktian Pia yang berbeda. Lagu ini menurut penulis, jadi lagu yang paling emosional di album ini.

Sayangnya, UTOPIA seperti "takut-takut" lepas dari bayang sukses album pertama. Terbukti track Antara Ada dan Tiada tetap masuk meski dengan versi akustiknya. Tidak jelek, tapi ngapain juga dimasukin lagi? Sekedar mengingatkan kalau lagu sukses itu milik UTOPIA? Jangan kekanak-kanakan ah....

Album ini dominasi rocknya mulai berkurang, malah cenderung menjadi band pop sekarang. Pilihan yang wajar untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Secara musikalitas, UTOPIA sedang berbenah untuk tetap eksis. Album INDAH ini terasa lebih ringan..

Utopia - Kekal Klik disini
Baca Selengkapnya..... - UTOPIA

Metalik Klinik

0 komentar


Heavy Metal yang Melodius

"Karya kami tak sekadar kata dan nada tanpa makna, karya kami adalah keseluruhan diri kami. Kami coba bicara betapa rasa kemanusiaan terkikis deras, betapa lingkungan tak lagi alami, dan damai... tak lebih dari sepenggal kata di angan."

(dari pengantar album Born in the Land of Hate)

Dekade 1990-an adalah sebuah era ketika ingar-bingar musik thrash menjadi sarapan wajib remaja Kota Semarang. Panggung-panggung musik di kota ATLAS kala itu senantiasa riuh-rendah dengan penampilan grup-grup cadas lokal nan garang, seperti Celcius, Sindrome, Power Slaves, ataupun Radical Corps. Rasa-rasanya, nama-nama tersebut terlampau sulit untuk dinafikan oleh sebuah generasi yang menyebut diri Heavy Metalian.

Kini, manakala generasi berikutnya larut dalam aras musik R&B dan Hip-hop, nama terakhir itu ternyata belum mati. Salah satunya adalah Radical Corps. Mereka hendak menancapkan taringnya kembali. Kemunculan band yang dikomandani Rudi Murdock itu ditandai lontaran album kedua mereka bertajuk Born in the Land of Death.

Dalam album yang berisi delapan lagu tersebut, Radical Corps masih konsisten pada jalur lama mereka. Namun ada ramuan khas yang mereka tampilkan. Dari sisi musik, heavy metal yang mereka mainkan tak mengabaikan sentuhan melodius. Petikan gitar Novi yang meraung-raung, low sound dari six string bass Enggar yang berdentum, beat-beat drum dan perkusi Yus yang kuat, serta semburan vokal Rudi Murdock yang berat menciptakan bangunan musik yang jantan.

Lirik lagu mereka lebih kritis menyikapi permasalahan sosial di masyarakat. Tak cukup dengan itu, album tersebut juga menyisipkan anasir-anasir etnik dalam beberapa lagu. Pada lagu "The Hope of Papua" mereka melakukan kolaborasi dengan Metu Rumbiak; seniman asal Papua yang sempat menuntut ilmu di Semarang. Persenyawaan piranti musik tradisional Papua, seperti tifa dan alat-alat standar band moderen menghasilkan harmonisasi yang memukau.

Akhir tahun lalu, album tersebut diluncurkan dalam bendera Napi Record. Namun, karena satu dan lain hal, mereka memutuskan beralih ke label Malta Music Indonesia.

Bongkar Pasang

Road Manajer Radical Corps Iwan Mbach menuturkan sebelum membentuk Radical Corps pada 15 Mei 1992, para personel awalnya, Rudi Murdock (vokal dan gitar), Edy Grink (gitar), Yayan (bas), serta Duduth (drum) tergabung dalam Angelator. Pada 1995 - 2001, berkali-kali grup ini melakukan bongkar-pasang personel, hingga terbentuk formasi akhir seperti yang terlihat saat ini.

Perjuangan grup band berlambang huruf "RC" dalam lingkaran elips itu dapat dilihat dari diskografi mereka, yakni demo album Teknologi Over Dosis (1997), album Unsolved of Euphony Destructions (1998), kompilasi band metal Indonesia Metalik Klinik 3 (1999), kompilasi band metal Asia Tenggara Panggilan Pulau Puaka (1999), serta album baru Born in The Land of Hate.

Selain itu, pengalaman 250 kali pentas di Jawa-Bali, serta beberapa kali menjadi band pembuka konser-konser band besar seperti Boomerang, BIP, Slank, Hari Mukti, dan lain-lain cukup mematangkan permainan mereka.

Pada awal karier mereka, pengaruh Sepultura, Incubator, dan Messiah masih kuat terasa. Namun, setelah melalui proses panjang lebih dari satu dasawarsa, Radical Corps menemukan format baku yang sejatinya merupakan perpaduan unsur death metal, hardcore, progressive, dan numetal.

Ingin download lagu-lagu metalik klinik 1, 2 & 3 klik disini
Baca Selengkapnya..... - Metalik Klinik

Power Metal

0 komentar

Grup band yang beraliran Heavy metal boleh dihitung dengan jari, namun tidak menyurutkan langkah Power Metal untuk terus mengusung aliran musik kerasnya ini dengan meluncurkan album bertajuk "KebesaranMu"

Diakui, kalo trend musik saat ini emang sedang tidak berpihak pada aliaran Heavy Metal, tapi tidak ada salahnya kalo menyimak album KebesaranMu yang diluncurkan grup band asal kota Surabaya ini.

Masih diperkuat oleh Ipunk (Gitar), Endro (Bas), Raymond (Keyboard), Ekko Dinaya (Drum), dan Arul Efansyah (Vokal). Mereka mencoba menggebrak blantika musik indonesia dengan albumnya yang ke 8. Lewat album ini pula Raymond cs ingin menunjukan bahwa Power Metal sebagai satu-satunya grup band yang mampu bertahan dan tetap eksis selama kurang lebih 15 tahun di jalur musik Heavy Metal.

Musik boleh keras namun jiwa para personil Power Metal ini tetap kalem. Ini terungkap dari album KebesaranMu yang sangat cocok diluncurkan di pertengahan bulan puasa lalu, mengingat lagu berirama slow rock KebesanranMu yang terdapat pada album ini bercerita tentang kebesaran sang Klalik. Lagu ini pula yang dijadikan Power Metal sebagai hitnya bersama tembang " Lagu Kebebasan" yang kalo didengarin musiknya terasa kenceng banget (speed metal). Kedua lagu ini juga telah selesai dibuatkan video klipnya.

Lirik Lagu Kebebasan ini liriknya mengeritik para pemimpin yang melupakan janji-janji pada rakyatnya setelah berhasil duduk di kursi kepemimpinan.

Selain lagu KebesaranMu, Power Metal juga menyuguhkan lagu slow rocknya yang berjudul Yang Terindah, yang kata raymond sengaja diciptakan buat penggemar Power Metal yang tengah dilanda jatuh cinta.

lalu apa bedanya album KebesaranMu ini dengan album-album mereka yang terdahulu ? " disini kita memberikan penambahan nuansa untuk memperkarya musik Power Metal dengan memasukan unsur progessive rock, ini yang membedakan dengan album Power Metal yang lain,"kata Raymond pada jumpa persnya di News Cafe Kemang, jum'at lalu (29/10).

Muski usia personilnya sudah tidak muda lagi, namun log, selalu pemilik Log Zhelebour mengatakan kalo Power Metal masih menjadi panutan anak-anak band sekarang."Market masih cukup besar, saya yakin mereka masih punya fans yang fanatis,"kata log.

  • Ingin download lagu-lagu & liriknya power metal klik disini
Baca Selengkapnya..... - Power Metal

Nicky Astria

0 komentar

Nicky Astria (lahir di Bandung, 18 Oktober 1967; umur 41 tahun ;terlahir dengan nama Nicky Nastitie Karya Dewi) adalah seorang penyanyi rock asal Indonesia. Bakat Nicky ditemukan oleh sang legenda gitaris rock bernama Ian Antono pada sebuah malam ekspresi seni antar-SMA. Beberapa tembang lagu yang melambungkan namanya adalah Tangan-tangan Setan, Jarum Neraka, dan Pijar.

Kehidupan pribadi


Nicky pernah menikah dengan Satria Kamal, atau lebih akrab dengan panggilan Mamay. Pernikahan ini kandas. Mereka dikaruniai 2 orang anak, Obit (Zana Chobhita Arethusa) dan Oneal (Bhatari Hana Amadea). Nicky pun menikah lagi dengan Hendra Priyadi Sumartoyo, seorang pemilik studio musik, pada 21 Juni 2003. Bernasib sama dengan pernikahan pertamanya, pernikahan ini hanya bertahan 15 bulan, mereka bercerai pada September 2004.

Tak lama menjanda, Nicky menikah untuk yang ketiga kalinya dengan Gunanta Afrina pada 5 Juli 2005, dan melahirkan seorang bayi perempuan pada 4 April 2007. sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Nicky_Astria

Ingin download lagu-lagu Nicky Astria mengapa Klik disini

Baca Selengkapnya..... - Nicky Astria

Garasi

0 komentar

Setelah lama nggak beredar, Garasi kembali lagi. Kali ini dengan album kedua yang bertitel Garasi II. Berbeda dengan album pertama tahun 2006 yang dirilis bersamaan dengan film. Album yang baru dirilis Senin (7/7) kemarin, nggak ada filmnya.

Bukannya sedih karena nggak ada proyek tambahan (main di film lagi, RED), Aiu Ratna (vokal), Fedi Nuril (gitar), dan Aries Budiman (drum) malah senang-senang aja. Menurut mereka album ini lebih seru. Karena di Garasi II mereka bisa lebih eksploratif. Seperti menggunakan media digital sebagai tambahan sound pada lagu. Trus lagu-lagunya nggak terpaut dengan sebuah cerita film, seperti album sebelumnya.

Singel Tak Ada Lagi perlu diperhatikan. karena lagu ini bernuansa rock dengan sentuhan pop. Dibuat begitu agar lebih gampang diterima oleh masyarakat, khususnya anak muda.

"Perampungan album ini termasuk lama. Karena mencari karakter musik yang disukai masyarakat. Sedikit mengurangi idealis. Namun nggak menghilangkan ciri khas dari band ini," bilang Fedi Nuril. (reza) sumber : www.hai-online.com

Track:
01. Lelah (download mp3)
02. Tak Ada Lagi
(download mp3)
03. Luna
04. Duakan Aku
(download mp3)
05. Salam Untuk Dia
(download mp3)
06. Ingin Kau Kembali
(download mp3)
07. Aggresive Trance
(download mp3)
08. Full Moon
(download mp3)
09. Posesif
(download mp3)
10. Nothing Gonna Last
(download mp3)
11. Utsurona Kokoro (Lelah Japan Version)
(download mp3)

Baca Selengkapnya..... - Garasi

Bagi teman2 yang ingin saling tukar link

Halaman ini saya buat khusus untuk teman2 yang ingin tukar link dengan saya setelah mengisi form diatas silahkan link balik dengan cara copy code dibawah ini kemudian masukan/simpan di blog anda
<a href="http://gina-harum.blogspot.com/"><img border="0" width="200" src="http://img187.imageshack.us/img187/2312/qqqqqny3.gif" height="50"/></a>

Followers

My Blog List

Join 4Shared Now!
Free Sparkle Pink MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com



Musik Code
 

*♥‹‹‹‹‹‹HARUM››››››♥*. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com