Arti Sebuah Mimpi

1 komentar
Banyak sekali yang telah kualami beberapa minggu terakhir ini, masih dengan kesibukan sekolah yang segunung, membuat jari-jari ini seakan mati rasa, pikiran buntu, kepala cekot-cekot, badan pegel-pegel, hingga tak sempat rasanya hanya untuk sekedar menuliskannya lewat kata-kata. Seminggu cukup membuat tingkat stress
Alih-alih bisa tidur nyenyak, akhir-akhir ini malah insomnia y
ang melanda, gulang-guling kesana kemari tanpa bisa masuk ke alam mimpi yang nyaman. Sekalinya mimpi, mimpinya ketemu ma mbahuti(almarhum)...nenek yang menyayangi aku,...dan ni berturut2 sampai 3 kali
Temen-temen deket yang saya tanya, jawabannya macem-macem. Ada yang bilang, ”Itu cuma bunga tidur Rum, santai aja, nggak bakalan ada apa-apa”. Temen deket yang lain bilang, ”Hmm... gini aja, nanti kalo pas pulang sekolah, nyekar aja yah, biar tenang”. Trus ada juga yang bilang, ”Tenang Rum, itu artinya lo bakal dapet banyak rejeki”. Wuah, tambah banyak pendapat tambah bikin bingung deh, huffff……

Ngga terasa bel pulang sekolah telah berbunyi,.. karena masih kepikiran tentang mimpi aku, aku putuskan tuk jalan2 kesimpang lima entah kenapa kaki ni menuju toko buku Gramedia, dan ngga di sangka lagi..buku yang aku cari tentang arti sebuah mimpi..Udah gila ni otak percaya dengan hal gituan, tapi tetep aja buku arti mimpi aku beli, untuk memuaskan rasa penasaran. So, begitu saya buka, begini kata buku itu :
-- Jika bermimpi tentang keluarga yang sudah meninggal, secara tidak sadar Anda sedang merindukan mereka --
Tak terasa kumandang adzan magrib di sore ini telah terdengar, segera kubasuh wajah ini untuk segera menghadap-Nya. Yang kutahu hanya satu, hanya kepada-Nya lah semua masalah ini bisa teratasi. Duh Gusti, maafkan segala dosa hambamu ini….
Selesai sholat magrib dan berlanjut isya’, kusempatkan kaki ini untuk melangkah menuju meja makan untuk hanya sekedar pengganjal perut. Selesai makan malam....aku kembali ke kamarku dan ngga lupa membawa segelas es teh manis kesukaanku.
Laptop yang sejak tadi lom aku sentuh...aku nyalakan....dan aku tenggelam dalam dunia mayaku..

Buku itu akhirnya, saya bawa ke Sekolah. Temen yang liat dan kebetulan mereka semua termasuk makhluk yang saya tanya tentang arti mimpi saya berkomentar, ”Gila lo Rum, sampe beli buku erti sebuah mimpi segala. Segitu penasarannya ya??”.
(dalam hati saya bilang, he he ... emang aneh sih lihat saya beli buku yang ngga penting itu, tapi asli, saya penasaran berat. Nah, akan tambah aneh lagi kalo saya ke dukun kan? He he he.....)



Baca Selengkapnya..... - Arti Sebuah Mimpi

Ketika Datang Panggilan Shalat Jama’ah

2 komentar
Ketika Datang Panggilan Shalat Jama’ah

Alhamdullillahillad zi hamdan katsiron thoyyiban mubaarokan fiih kamaa yuhibbu Robbunaa wa yardho. Allahumma sholli ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala aalihi wa shohbihi wa sallam.


Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai berbagai adab menuju masjid ketika menghadiri shalat jama’ah dan amalan apa saja yang dilakukan sebelum shalat. Semoga bermanfaat.

Tinggalkanlah Berbagai Aktivitas Ketika Datang Panggilan Shalat

Dari Al Aswad, dia berkata bahwa dia menanyakan pada ‘Aisyah radhiyallahu anha mengenai apa saja yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di rumahnya?
‘Aisyah radhiyallahu anha menjawab,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membantu pekerjaan keluarganya, ketika ada panggilan shalat jama’ah, beliau bergegas pergi menunaikan shalat.” (HR. Bukhari)

Itulah yang semestinya dilakukan ketika seseorang mendengar adzan, bukan malah meneruskan aktivitas hingga iqomah, baru bergegas ke masjid.

Bergegaslah Mendatangi Masjid dan Berusaha Untuk Datang Lebih Awal

Kenapa demikian? Yaitu agar seseorang memperoleh shaf pertama dan agar mendapatkan pahala karena menunggu shalat.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
“Seandainya setiap orang tahu keutamaan adzan dan shaf pertama, kemudian mereka ingin memperebutkannya, tentu mereka akan memperebutkannya dengan berundi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sebaik-baik shaf bagi laki-laki adalah shaf pertama, sedangkan yang paling jelek bagi laki-laki adalah shaf terakhir. Sebaik-baik shaf bagi wanita adalah shaf terakhir, sedangkan yang paling jelek bagi wanita adalah shaf pertama.” (HR. Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika seseorang memasuki masjid, dia berarti dalam keadaan shalat selama dia menunggu shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Usahakan Berwudhu (Bersuci) di Rumah

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian dia berjalan menuju salah satu rumah Allah untuk menunaikan kewajiban yang Allah wajibkan, maka satu langkah kakinya akan menghapuskan kesalahan dan langkah kaki lainnya akan meninggikan derajat.” (HR. Muslim)

Menuju Masjid dengan Berjalan Kaki

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah.” (HR. Muslim no. 2382)

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Setiap langkah menuju tempat shalat akan dicatat sebagai kebaikan dan akan menghapus kejelekan.” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shohih)


Apakah Perlu Memperpendek Langkah Kaki?
Ada sebagian ulama yang menganjurkan bahwa setiap orang yang hendak ke masjid hendaknya memperpendek langkah kakinya. Akan tetapi, ini adalah anjuran yang bukan pada tempatnya dan tidak ada dalilnya sama sekali. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits hanya mengatakan ‘setiap langkah kaki menuju shalat’ dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengatakan ‘hendaklah setiap orang memperpendek langkahnya.’ Seandainya perbuatan ini adalah perkara yang disyari’atkan, tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan menganjurkannya kepada kita. Yang dimaksudkan dalam hadits ini adalah bukan memanjangkan atau memendekkan langkah, namun yang dimaksudkan adalah berjalan seperti kebiasaannya. (Lihat Syarh Al Arba’in An Nawawiyah, Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin pada penjelasan hadits no. 26)

Haruslah Tenang, Tidak Perlu Tergesa-gesa Menuju Masjid

Abu Qotadah radhiyallahu anhu mengatakan,
“Tatkala kami menunaikan shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika itu terdengar suara beberapa orang yang tergesa-gesa. Kemudian setelah selesai shalat beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “ Ada apa dengan kalian tadi?” Orang-orang yang tadi tergesa-gesa pun menjawab, “Kami tadi tergesa-gesa untuk shalat.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berkata, “Janganlah kalian lakukan seperti itu. Jika kalian mendatangi shalat, bersikap tenanglah. Jika kalian mendapati imam shalat, maka ikutilah. Sedangkan apa yang luput dari kalian, sempurnakanlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika kalian mendengar adzan, berjalanlah menuju shalat, bersikap tenang dan khusyu’lah, janganlah tergesa-gesa. Jika kalian mendapati imam shalat, maka shalatlah. Sedangkan apa yang luput dari kalian, sempurnakanlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bacalah Dzikir Ketika Berjalan Ke Masjid dan Ketika Masuk Masjid

Ketika keluar rumah, hendaklah setiap muslim membaca do’a: Bismillahi tawakkaltu ‘alallah laa hawla wa laa quwwata illa billah (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya).

Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika seseorang keluar dari rumah, lalu dia mengucapkan “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah” (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya), maka dikatakan ketika itu: “Engkau akan diberi petunjuk, dicukupkan, dijaga, dan setan pun akan menyingkir darinya”. Setan yang lain akan mengatakan: “Bagaimana mungkin engkau bisa mengganggu seseorang yang telah mendapatkan petunjuk, kecukupan dan penjagaan?!” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Kemudian ketika perjalanan menuju masjid, hendaklah membaca do’a:
“Allahummaj’al fii qolbiy nuuron wa fii lisaaniy nuuron waj’al fi sam’iy nuuron waj’al fii bashoriy nuuron waj’al min kholfiy nuuron wa min amamaamiy nuuron, waj’al min fawqiy nuuron wa min tahtii nuuron. Allahumma a’thiniy nuuron. [Ya Allah, berikanlah cahaya di hatiku, pendengaranku, penglihatanku, di belakangku, di hadapanku, di atasku dan di bawahku. Ya Allah berikanlah aku cahaya]” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ketika masuk masjid, ucapkanlah do’a: Allahummaftah lii abwaaba rohmatik (Ya Allah, bukakanlah padaku pintu rahmat-Mu).
Dari Abu Usaid, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika salah seorang di antara kalian memasuki masjid, ucapkanlah: Allahummaftah lii abwaaba rohmatik (Ya Allah, bukakanlah padaku pintu rahmat-Mu). Dan jika keluar dari masjid, ucapkanlah: Allahummaftah lii abwaaba min fadhlik (Ya Allah, bukakanlah padaku pintu kemuliaan-Mu) .” (HR. Muslim)


Janganlah Menyela-nyela Jari-Jemari

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika salah seorang di antara kalian berwudhu di rumahnya, kemudian mendatangi masjid, maka dia sudah teranggap berada dalam shalat sampai dia kembali. Oleh karena itu janganlah lakukan seperti ini: Menyela-nyela jari-jemari.” (HR. Hakim. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Kerjakanlah Shalat Tahiyyatul Masjid, Jangan Langsung Duduk

Dari Abu Qotadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika salah seorang dari kalian memasuki masjid, maka janganlah dia duduk sampai dia mengerjakan shalat sunnah dua raka’at (shalat sunnah tahiyatul masjid).” (HR. Bukhari)

Janganlah Mengerjakan Shalat Sunnah Ketika Iqomah

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apabila dikumandangkan iqomah, maka tidak ada shalat lagi selain shalat wajib.” (HR. Muslim)

Jangan Keluar dari Masjid Setelah Adzan

Abdurrahman bin Harmalah mengatakan, ”Seorang laki-laki datang menemui Sa’id bin Al Musayyib untuk menitipkan sesuatu karena mau berangkat haji dan umroh. Lalu Sa’id mengatakan kepadanya, ”Janganlah pergi, hendaklah kamu shalat terlebih dahulu karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidaklah keluar dari masjid setelah adzan kecuali orang munafik atau orang yang ada keperluan dan ingin kembali lagi ke masjid.”


Lalu orang ini mengatakan,”(Tetapi) teman-temanku sedang menunggu di Al Harroh.” Lalu dia keluar (dari masjid). Belum lagi Sa’id menyayangkan kepergiannya, tiba-tiba dikabarkan orang ini telah jatuh dari kendaraanya sehingga pahanya patah.”
Hadits ini terdapat dalam Sunan Ad Darimi pada Bab ‘Disegerakannya hukuman di dunia bagi orang yang meremehkan perkataan Nabi dan tidak mengagungkannya’.

Husain Salim Asad mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan.

Jangan Berdiri Ketika Iqomah Sampai Imam Berdiri

Dari Abu Qotadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika iqomah sudah dikumandangkan, maka janganlah kalian berdiri sampai kalian melihatku berdiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Alhamdulillahilladz i bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

Alhamdullillahillad zi hamdan katsiron thoyyiban mubaarokan fiih kamaa yuhibbu Robbunaa wa yardho. Allahumma sholli ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala aalihi wa shohbihi wa sallam.


Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai berbagai adab menuju masjid ketika menghadiri shalat jama’ah dan amalan apa saja yang dilakukan sebelum shalat. Semoga bermanfaat.

Tinggalkanlah Berbagai Aktivitas Ketika Datang Panggilan Shalat

Dari Al Aswad, dia berkata bahwa dia menanyakan pada ‘Aisyah radhiyallahu anha mengenai apa saja yang dilakukan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di rumahnya?
‘Aisyah radhiyallahu anha menjawab,
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa membantu pekerjaan keluarganya, ketika ada panggilan shalat jama’ah, beliau bergegas pergi menunaikan shalat.” (HR. Bukhari)

Itulah yang semestinya dilakukan ketika seseorang mendengar adzan, bukan malah meneruskan aktivitas hingga iqomah, baru bergegas ke masjid.

Bergegaslah Mendatangi Masjid dan Berusaha Untuk Datang Lebih Awal

Kenapa demikian? Yaitu agar seseorang memperoleh shaf pertama dan agar mendapatkan pahala karena menunggu shalat.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,
“Seandainya setiap orang tahu keutamaan adzan dan shaf pertama, kemudian mereka ingin memperebutkannya, tentu mereka akan memperebutkannya dengan berundi.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sebaik-baik shaf bagi laki-laki adalah shaf pertama, sedangkan yang paling jelek bagi laki-laki adalah shaf terakhir. Sebaik-baik shaf bagi wanita adalah shaf terakhir, sedangkan yang paling jelek bagi wanita adalah shaf pertama.” (HR. Muslim)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika seseorang memasuki masjid, dia berarti dalam keadaan shalat selama dia menunggu shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Usahakan Berwudhu (Bersuci) di Rumah

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian dia berjalan menuju salah satu rumah Allah untuk menunaikan kewajiban yang Allah wajibkan, maka satu langkah kakinya akan menghapuskan kesalahan dan langkah kaki lainnya akan meninggikan derajat.” (HR. Muslim)

Menuju Masjid dengan Berjalan Kaki

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Setiap langkah berjalan untuk menunaikan shalat adalah sedekah.” (HR. Muslim no. 2382)

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Setiap langkah menuju tempat shalat akan dicatat sebagai kebaikan dan akan menghapus kejelekan.” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shohih)

Apakah Perlu Memperpendek Langkah Kaki?
Ada sebagian ulama yang menganjurkan bahwa setiap orang yang hendak ke masjid hendaknya memperpendek langkah kakinya. Akan tetapi, ini adalah anjuran yang bukan pada tempatnya dan tidak ada dalilnya sama sekali. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits hanya mengatakan ‘setiap langkah kaki menuju shalat’ dan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengatakan ‘hendaklah setiap orang memperpendek langkahnya.’ Seandainya perbuatan ini adalah perkara yang disyari’atkan, tentu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam akan menganjurkannya kepada kita. Yang dimaksudkan dalam hadits ini adalah bukan memanjangkan atau memendekkan langkah, namun yang dimaksudkan adalah berjalan seperti kebiasaannya. (Lihat Syarh Al Arba’in An Nawawiyah, Syaikh Muhammad bin Sholeh Al Utsaimin pada penjelasan hadits no. 26)

Haruslah Tenang, Tidak Perlu Tergesa-gesa Menuju Masjid

Abu Qotadah radhiyallahu anhu mengatakan,
“Tatkala kami menunaikan shalat bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika itu terdengar suara beberapa orang yang tergesa-gesa. Kemudian setelah selesai shalat beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “ Ada apa dengan kalian tadi?” Orang-orang yang tadi tergesa-gesa pun menjawab, “Kami tadi tergesa-gesa untuk shalat.” Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berkata, “Janganlah kalian lakukan seperti itu. Jika kalian mendatangi shalat, bersikap tenanglah. Jika kalian mendapati imam shalat, maka ikutilah. Sedangkan apa yang luput dari kalian, sempurnakanlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika kalian mendengar adzan, berjalanlah menuju shalat, bersikap tenang dan khusyu’lah, janganlah tergesa-gesa. Jika kalian mendapati imam shalat, maka shalatlah. Sedangkan apa yang luput dari kalian, sempurnakanlah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Bacalah Dzikir Ketika Berjalan Ke Masjid dan Ketika Masuk Masjid

Ketika keluar rumah, hendaklah setiap muslim membaca do’a: Bismillahi tawakkaltu ‘alallah laa hawla wa laa quwwata illa billah (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya).

Dari Anas bin Malik, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika seseorang keluar dari rumah, lalu dia mengucapkan “Bismillahi tawakkaltu ‘alallah, laa hawla wa laa quwwata illa billah” (Dengan nama Allah, aku bertawakkal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan-Nya), maka dikatakan ketika itu: “Engkau akan diberi petunjuk, dicukupkan, dijaga, dan setan pun akan menyingkir darinya”. Setan yang lain akan mengatakan: “Bagaimana mungkin engkau bisa mengganggu seseorang yang telah mendapatkan petunjuk, kecukupan dan penjagaan?!” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Kemudian ketika perjalanan menuju masjid, hendaklah membaca do’a:
“Allahummaj’al fii qolbiy nuuron wa fii lisaaniy nuuron waj’al fi sam’iy nuuron waj’al fii bashoriy nuuron waj’al min kholfiy nuuron wa min amamaamiy nuuron, waj’al min fawqiy nuuron wa min tahtii nuuron. Allahumma a’thiniy nuuron. [Ya Allah, berikanlah cahaya di hatiku, pendengaranku, penglihatanku, di belakangku, di hadapanku, di atasku dan di bawahku. Ya Allah berikanlah aku cahaya]” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ketika masuk masjid, ucapkanlah do’a: Allahummaftah lii abwaaba rohmatik (Ya Allah, bukakanlah padaku pintu rahmat-Mu).
Dari Abu Usaid, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika salah seorang di antara kalian memasuki masjid, ucapkanlah: Allahummaftah lii abwaaba rohmatik (Ya Allah, bukakanlah padaku pintu rahmat-Mu). Dan jika keluar dari masjid, ucapkanlah: Allahummaftah lii abwaaba min fadhlik (Ya Allah, bukakanlah padaku pintu kemuliaan-Mu) .” (HR. Muslim)

Janganlah Menyela-nyela Jari-Jemari

Dari Abu Hurairah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika salah seorang di antara kalian berwudhu di rumahnya, kemudian mendatangi masjid, maka dia sudah teranggap berada dalam shalat sampai dia kembali. Oleh karena itu janganlah lakukan seperti ini: Menyela-nyela jari-jemari.” (HR. Hakim. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Kerjakanlah Shalat Tahiyyatul Masjid, Jangan Langsung Duduk

Dari Abu Qotadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika salah seorang dari kalian memasuki masjid, maka janganlah dia duduk sampai dia mengerjakan shalat sunnah dua raka’at (shalat sunnah tahiyatul masjid).” (HR. Bukhari)

Janganlah Mengerjakan Shalat Sunnah Ketika Iqomah

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Apabila dikumandangkan iqomah, maka tidak ada shalat lagi selain shalat wajib.” (HR. Muslim)

Jangan Keluar dari Masjid Setelah Adzan

Abdurrahman bin Harmalah mengatakan, ”Seorang laki-laki datang menemui Sa’id bin Al Musayyib untuk menitipkan sesuatu karena mau berangkat haji dan umroh. Lalu Sa’id mengatakan kepadanya, ”Janganlah pergi, hendaklah kamu shalat terlebih dahulu karena Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Tidaklah keluar dari masjid setelah adzan kecuali orang munafik atau orang yang ada keperluan dan ingin kembali lagi ke masjid.”

Lalu orang ini mengatakan,”(Tetapi) teman-temanku sedang menunggu di Al Harroh.” Lalu dia keluar (dari masjid). Belum lagi Sa’id menyayangkan kepergiannya, tiba-tiba dikabarkan orang ini telah jatuh dari kendaraanya sehingga pahanya patah.”
Hadits ini terdapat dalam Sunan Ad Darimi pada Bab ‘Disegerakannya hukuman di dunia bagi orang yang meremehkan perkataan Nabi dan tidak mengagungkannya’.
Husain Salim Asad mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan.

Jangan Berdiri Ketika Iqomah Sampai Imam Berdiri

Dari Abu Qotadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Jika iqomah sudah dikumandangkan, maka janganlah kalian berdiri sampai kalian melihatku berdiri.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Alhamdulillahilladz i bi ni’matihi tatimmush sholihaat. Wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.
Baca Selengkapnya..... - Ketika Datang Panggilan Shalat Jama’ah

BERKAT MEMBACA BISMILLAH

1 komentar
  • Alkisah
Ada seorang perempuan tua yang taat beragama, tetapi suaminya seorang yang fasik dan tidak mahu mengerjakan kewajipan agama dan tidak mahu berbuat kebaikan.
Perempuan itu sentiasa membaca Bismillah setiap kali hendak bercakap dan setiap kali dia hendak memulakan sesuatu sentiasa didahului dengan Bismillah. Suaminya tidak suka dengan sikap isterinya dan sentiasa memperolok-olokkan isterinya.
Suaminya berkata sambil mengejak, "Asyik Bismillah, Bismillah. Sekejap-sekejap Bismillah."

Isterinya tidak berkata apa-apa sebaliknya dia berdoa kepada Allah S.W.T. supaya memberikan hidayah kepada suaminya. Suatu hari suaminya berkata : "Suatu hari nanti akan aku buat kamu kecewa dengan bacaan-bacaanmu itu."
Untuk membuat sesuatu yang memeranjatkan isterinya, dia memberikan wang yang banyak kepada isterinya dengan berkata, "Simpan duit ini." Isterinya mengambil duit itu dan menyimpan di tempat yang selamat, di samping itu suaminya telah melihat tempat yang disimpan oleh isterinya. Kemudian dengan senyap-senyap suaminya itu mengambil duit tersebut dan mencampakkan beg duit ke dalam perigi di belakang rumahnya.

Setelah beberapa hari kemudian suaminya itu memanggil isterinya dan berkata, "Berikan padaku wang yang aku berikan kepada engkau dahulu untuk disimpan."
Kemudian isterinya pergi ke tempat dia menyimpan duit itu dan diikuti oleh suaminya dengan berhati-hati dia menghampiri tempat dia menyimpan duit itu dia membuka dengan membaca, "Bismillahirrahmanirrahiim." Ketika itu Allah S.W.T. menghantar malaikat Jibrail A.S. untuk mengembalikan beg duit dan menyerahkan duit itu kepada suaminya kembali.

Alangkah terperanjat suaminya, dia berasa bersalah dan mengaku segala perbuatannya kepada isterinya, ketika itu juga dia bertaubat dan mula mengerjakan perintah Allah, dan dia juga membaca Bismillah apabila dia hendak memulakan sesuatu kerja.

Rasulullah telah bersabda,

كل أمر ذي بال لا يبدأ فيه ببسم الله الرحمن الرحيم فهو أقطع

"Segala aktifitas yang dianggap penting dalam islam dan tidak dimulai dengan basmalah maka tidak akan ada barokahnya."

  • Mengusir bala'

Pernah Rasulullah berkata pada sayidina Ali Karomallah Wajhah, "Wahai Ali, maukah engkau aku ajari beberapa kalimat yang harus kau baca jika ada sesuatu yang menyulitkanmu." Sayidina Ali menjawab, "Tentu dan semoga Allah menjadikan diriku sebagai tebusanmu." Maka beliau bersabda, "Bila kau ada pada sesuatu yang sulit ucapkanlah:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ

_"Maka sesungguhnya dengan bacaan itu Allah Subhanahu Wata'ala akan menyingkirkan segala macam bala".

  • Kunci segala permintaan

Diriwayatkan dari Wahab bin Munabbah ra., "Bahwasanya Allah Subhanahu Wata'ala memberi kalimat-kalimat ini

(بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْم ? )

Suatu kerajaan yang tidak diberikan pada kalimat-kalimat lain. Kalimat ini bisa menyempurnakan kesucian, menghalalkan penyembelihan, mencegah syetan dari ajakan-ajakan, bembuat anak kecil dan lainnya enak makan dan minum. Walaupun jika seorang mengucapkan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Dengan kesungguhan hatinya, lalu dia masuk kelautan niscaya tidak akan menenggelamkannya, dan jika masuk ke dalam api niscaya tidak membakarnya, dan jika masuk ke tengah-tengah ular dan kalajengking, niscaya tidak akan menggigitnya, dan jika dibacakan di atas kuburan seorang mukmin niscaya akan terangkat azab dari kuburan itu dengan berkat bacaan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


  • Pencegah dan Hijab dari Syetan

Telah diriwayatkan bahwasanya setiap orang yang ingin masuk rumah pasti setan mengikutinya, maka jika seseorang masuk rumah lalu mengucapkan

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Setan menyeru, "Tidak ada tepat masuk untukku pada rumah ini".

Jika seseorang menyantap makan seraya berucap

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Setan menyeru, "Di sini tidak ada makananku".

Jika seseorang ingin minum seraya berucap

بِسْمِ اللهِ

Setan menyeru, "Di sini tidak ada minumanku."

Jika seseorang ingin tidur lalu mengucapkan

بِسْمِ اللهِ

Setan menyeru, "Di sini tidak ada tempat tidur buatku."

Jika meninggalkan basmalah tetkala masuk, maka setan ikut masuk. Jika meninggalkan basmalah tetkala makan, maka setan ikut makan. Jika minum maka setan meletakkan mulutnya terlebih dulu pada gelas yang dia bawa. Jika seorang ingin bersetubuh dan tidak membaca basmalah, maka setan ikut serta bersetubuh bersamanya. Hingga terlahirlah bayi yang dihasilkan dari maninya yang bercampur dengan mani setan, sehingga anaknya menjadi buta, sebagian ada yang buta sebelah, ada yang pincang, ada juga yang fasiq, ada yang kafir dan lain-lain.

Allah Subhanahu Wata'ala telah berfirman

وشاركهم في الأموال والأولاد

dan juga sangat banyak riwayat-riwayat dari hadits tentang hal itu.

  • Rahasia dan Keistimewaan Basmalah

Para ulama telah menyebutkan banyak sekali dari pada keistimewaan basmalah, di antaranya:

1. Jika dibaca tetkala ingin tidur 21x maka ia akan terjaga dari kematian yang mendadak, mencegah segala macam bala dan bencana dan di malam itu dia akan aman dari kejahatan setan, kecurian dan kebakaran.
2. Dibaca 100x untuk orang yang sakit atau terkena sihir.
3. Dibaca 113x dihari jumat seraya memohon hajatnya.
4. Dibaca 313x serta membaca sholawat 100x, untuk tambahan rezeki.
5. Dibaca 787x untuk hajat secara umum.

Khazanah Nabawiyyah

sumber: http://pesantren.or.id.29.masterwebnet.com



Baca Selengkapnya..... - BERKAT MEMBACA BISMILLAH

FOOTBALL

2 komentar
Aku tidak tau kapan tepatnya aku mulai suka bola, yg pasti dulu aku masih ingat sekali diwaktu aku masih sekolah khususnya SD aku suka banget main bola dan manjat pohan..hehehe, jika dipikir lagi wach cukup tomboy lah diri ini, hobby sekali memanjat pohon dan yg lebih seru lagi suka naik ke pohon mangga tetangga sebelah rumahku yg bener-bener pelit, emmm namanya juga masih anak-anak :) seru sekali aktifitas tersebut, belum lagi jatuh dari pohon dan yg paling parahnya lagi karena suka banget bermain bola ma berantem hingga kepala ini pernah bocor dan sampai detik ini masih ada bekas luka dan jahitan di kepala,..uhhh kalau ingat masa-masa kecilku yg penuh kenangan masa kanak-kana seruuuuuuuuu ^_^

Ketika kelas 3 SD aku sering pindah dari kota ke kota lain sampai aku menetap di kota kecil d jawa tengah tepatnya di pati waktu tu aku kelas 2 SMP, sejak tu aku mulai belajar main gitar ma anak punk asik juga sih kehidupan mereka yang penuh kehidupan bebas beda sekali dengan di kehidupanku d kota lain, kelas 3 SMP aku kembali lagi ke jakarta kota yang gak aku sukai, kalau dulu suka sekali memanjat pohon, makan mangga diatas pohon, main bola dan masih banyak sekali kenangan indah tersebut begitu dikota emmm :) mulai dech ganti permainan Digital yaitu PS 2. jika bermain bola kalau di jawa dilapangan bola, nih ni d jakarta sudah tidak bisa lagi’ :) ga ada tempat yg luas mana lagi waktu itu rumah kami depannya sudah langsung jalan raya. kelas 1 SMA kembali lagi ke tempat kelahiranku ke semarang sampai sekarang.

Dan Hobby bola ini terbawa sampai sekarang walaupun jarang sekali main, emmm bisa nya hanya mengikuti dan menjadi salah satu Fans Club Bola, kebetulan ajah di kotaku kan ada club PSIS semarang, mulai lah aku berburu aksesoris PSIS mulai kaos, topi, gantungan kunci dll...( tahun ni PSIS mengecewakan). Liverpool salah satu tim favoritku di liga inggris, Steven Gerrarddan, Fernando Torres dan Xabi Alonso. mereka adalah idola aku d liverpool bukan cuma tampang aja yang cakep, permainan bolanya juga.

Sekeluarga sih sebetulnya suka bola kecuali nyokap, dan setiap aku ketahuan bermain bola pasti nyokap marah...."kamu ni kalau d kasih nasihat gak pernah didengerin ya.." kata nyokap kalau lagi marah....hehehe. I love U Mother ” Muachhhhhhhhh”
Baca Selengkapnya..... - FOOTBALL

Netral

0 komentar
Netral didaulat sebagai band altrenatif, Netral yang dibentuk dari pertemanan antara Bagus Dhanar Dhana (vokal/bas) dan Gabriel "Bimo" Sulaksono (dram) dengan Ricy "Miten" Dayandani (gitar) di bulan November 1992 memang sepertinya tidak terlalu ambil pusing dengan aliran lagu yang kami pilih. Tapi ternyata perjalanan bermusik kami tidak semudah yang kami kira. Tidak sedikit produser yang merasa keberatan dengan konsep musik usungan Netral. "Aneh dan tidak jelas," cetus beberapa produser.
Namun sepertinya Netral nggak peduli mereka terus maju dan ikutan beberapa acara SMA dan Universitas se-Jabotabek and rutin ikutan acara BLACK HOLE yang digelar anak JIS. Untungnya, di penghujung 1994, akhirnya ada juga produser yang 'takluk' . Di bawah naungan label Bulletin/Indo Semar Sakti, Netral merilis debut pada pertengahan 1995, tepatnya pada tanggal 7 Agustus. Salah satu lagunya yang berjudul Wa...lah!!! melejit dan menduduki tangga lagu di beberapa radio selama beberapa pekan dan berhasil terjual sebanyak 80.000 kopi.
Sayangnya, pada perkembangan selanjutnya, formasi Netral mengalami keretakan. Pada 1998, Bimo mengundurkan diri dan sempat membantu proyek Dhani Manaf dengan Ahmad Band-nya. Posisi Bimo lantas digantikan Eno Gitara, mantan dramer Djakarta Band (cikal band Jackpot). Tak lama berselang, giliran Miten yang cabut karena ingin berangkat ke Amerika untuk memperdalam pengetahuan musiknya. Posisinya lantas digantikan Apoy, mantan additional guitar Netral di tanggal 7 September 2001. Namun keberadaan Apoy dalam keanggotaan Netral juga tidak bertahan lama.
Karena di awal Oktober 2002 Apoy mengundurkan diri dari Netral dan lebih memilih untuk untuk berkutat di dunia otomotif. Memasuki tahun 2003, Netral yang sempat masuk nominasi BASF Award 1996 untuk kategori "Pendatang Baru Terbaik" dan "Grup Rock Terbaik" ini lantas merekrut Christopher "Coki" Bollemeyer, mantan gitaris Base Jam untuk memperkuat penggarapan album Kancut di bulan November 2003.
Ingin download lagu-lagu Netral (klik disini)
Baca Selengkapnya..... - Netral

Album Netral

1 komentar
  1. Haru Biru (download Mp3)
  2. I Love You (download Mp3)
  3. Sinting (download Mp3)
  4. Cinta Segitiga (download Mp3)
  5. Hari Ini (download Mp3)
  6. Mengapa (download Mp3)
  7. Cinta Gila (download Mp3)
  8. Nurani (download Mp3)
  9. Pelangi (download Mp3)
  10. Selamat Tinggal (download Mp3)
  11. Si PAntai Di Kala Rembulan (download Mp3)
  12. Sorry (download Mp3)
  13. Terbang Tenggelam (download Mp3)

Baca Selengkapnya..... - Album Netral

Bagi teman2 yang ingin saling tukar link

Halaman ini saya buat khusus untuk teman2 yang ingin tukar link dengan saya setelah mengisi form diatas silahkan link balik dengan cara copy code dibawah ini kemudian masukan/simpan di blog anda
<a href="http://gina-harum.blogspot.com/"><img border="0" width="200" src="http://img187.imageshack.us/img187/2312/qqqqqny3.gif" height="50"/></a>

Followers

My Blog List

Join 4Shared Now!
Free Sparkle Pink MySpace Cursors at www.totallyfreecursors.com



Musik Code
 

*♥‹‹‹‹‹‹HARUM››››››♥*. Copyright 2008 All Rights Reserved Revolution Two Church theme by Brian Gardner Converted into Blogger Template by Bloganol dot com